eryk budi pratama

eryk budi pratama
Tampilkan postingan dengan label proferyk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label proferyk. Tampilkan semua postingan

Final Year Review FY16 (PMDP) Ernst&Young (EY)


Sudah hampir setahun tidak menulis blog. Sejak terakhir saya menulis ini memang project yang berdatangan cukup padat, baik project penetration testing maupun non-pentest. Project non-pentest ini ada beberapa, di antaranya adalah:
  • Pembuatan pedoman dan petunjuk teknis audit keamanan informasi di salah satu kementerian
  • Security Program Management (SPM) assessment. Sekarang namanya Cyber Program Management (CPM)
  • Third Party Security Assessment (TPSA)
  • ISO 2700X Maturity Assessment
  • Compliance Review - Peraturan Bank Indonesia
Bulan ini adalah bulan dimana EY Indonesia melakukan aktivitas rutin yang menentukan karir dari para konsultannya, yaitu Performance Management Development Program (PMDP). Tahun lalu saya juga sudah menulis PMDP pada posting ini. Tahun ini yang jelas cukup berbeda dengan FY15 kemarin. Jika FY15 saya lebih banyak terlibat project pentest, FY16 ini nampaknya saya lebih banyak terlibat project non-pentest. Bisnis tim Cybersecurity EY Indonesia berkembang cukup pesat jadi project makin banyak. Positifnya adalah saya jadi bisa mendapatkan banyak pengalaman dalam waktu yang singkat. Ada sisi positif lainnya sih, tapi biarlah jadi rahasia :)

Security Audit
Nama projectnya memang security audit, simple. Tapi yang dikerjakan ada 3 bagian, yaitu penetration testing, Security Program Management (SPM), dan User Access Review.  Untuk pentest mungkin pembaca sudah familiar jika pembaca awam membaca postingan saya sebelum-sebelumnya. Untuk SPM akan saya jelaskan sedikit di bagian yang lain. User access review merupakan aktivitas melakukan pengujian terhadap akses user di sistem. Misalnya kita cek apakah akses user terhadap menu di aplikasi sudah sesuai dengan rolenya (atau sudah sesuai dengan user access matrix tidak). Kita juga cek mana saja user yang aksesnya berlebih atau overlap. Assessment ini kami lakukan di salah satu perusahaan BUMN yang terbesar di industrinya.
Untuk pentestnya sendiri juga cukup banyak aplikasi yang harus dites, baik aplikasi berbasis web maupun desktop (native). Selain itu kami juga lakukan pentest dan configuration review terhadap perangkat jaringan dan server. Project ini berlangsung sekitar 3 bulan. Cukup lama karena memang yang dicek banyak. Alhamdulillah project telah selesai dengan hasil yang memuaskan.

Security Program Management (SPM)
SPM adalah salah satu layanan yang diberikan EY di bidang information security. Saat ini namanya ganti jadi Cyber Program Management (CPM). SPM ini adalah framework dari EY yang digunakan untuk melihat maturity perusahaan terkait keamanan informasi ini sekarang seperti apa. Jika pembaca pernah baca tentang CMMI, kurang lebihnya seperti itu. Selain melihat kondisi sekarang maturitynya seperti apa, framework ini juga digunakan untuk menyusun rencanan masa depan berupa inisiatif-inisiatif kemanan informasi dan roadmap implementasinya.


Gambar di atas merupakan framework SPM (bisa dilihat di link ini juga. Jika kita lihat, domainnya cukup banyak dan komprehensif. Semua aspek keamanan informasi tercakup di framework tersebut. Perlu saya tekankan bahwa keamanan informasi tidak hanya bicara masalah teknis, misalnya red team(pentest) dan blue team(mainan firewall, siem, IDS/IPS,dll). Di sini kita berbicara enterprise information security dimana aspek-aspek yang masih berhubungan dengan kemanan informasi juga dinilai. Sebagai contoh disitu kita berbicara masalah strategy (planning), kebijakan dan prosedur, awareness, operations, architecture, security services, data infrastructure, metrics, reporting, dan lain-lain. Cukup detil dan banyak sekali pertanyaan yang bakal diberikan ke client. Kurang lebih ada sekitar 300an pertanyaan yang mencakup semua domain tersebut.

Saya melakukan assessment ini terhadap bank yang... yang bank besar pokoknya. Ada dua bank besar yang waktu itu menggunakan service ini. Ada lagi satu perusahaan terbesar di industri selain perbankan. Silakan PM saya kalau perusahaan anda ingin tahu sejauh apa implementasi kemanan informasinya. Atau ingin membuat strategi penerapan keamanan informasi. SPM ini sudah banyak digunakan di berbagai negara. Jadi ada banyak expert yang bisa bantu service ini. *loh promosi*.

Security Audit Guidelines
Sesuai judulnya, pada project ini saya dan tim membuat panduan audit dan pedoman teknis untuk melakukan audit keamanan informasi di lingungan sebuah kementerian yang menurut saya kritikal bidangnya. Kami membuat panduan umum dan teknis audit mengacu pada ISO 27K, NIST, CIS, dan best practices atau framework lain yang relevan. Melalui project ini, saya mendapatkan sebuah hikmah yaitu sebagai orang Indonesia kita harus cakap dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. QA pada project ini cukup ketat karena penggunaan bahasa Indonesia yang tepat dan jelas sangat ditekankan. Alhasil, panduan umum dan teknis selesai dengan halaman yang sangat tebal karena memang kami membuatnya cukup detil.

Third Party Security Asssessment (TPSA)
Ini project pertama saya yang membuat saya bisa terhubungan dengan EY Global (negara lain). Pada project ini saya berkoordinasi dengan EY Singapore dan India. Klien dari project ini adalah sebuah bank yang sangat besar yang pusatnya di UK. Intinya, project ini adalah untuk menilai sejauh mana vendor / third party / pihak ketiga dari bank tersebut dalam menerapkan keamanan informasi di perusahaannya. Sebagai assessor, kami dituntut untuk bisa menemukan dan menganilisis risiko-risiko yang ditemukan pada vendor tersebut. Ada beberapa vendor yang kami tangani yaitu vendor di bidang ATM switching, call center, security service, record management, dan lain-lain. Hikmah dari project ini adalah saya jadi bisa belajar banyak proses bisnis vendor-vendor yang tentunya bidang bisnisnya beda. Hikmah lainnya adalah saya jadi harus komunikasi baik lewat email maupun telpon dengan bahasa Inggris. Lumayan latihan conversation gratisan. 

ISO2700X Maturity Assessment
Ini adalah project kedua saya yang membuat saya bisa terhubung dengan EY Global lain yang berbeda dari project TPSA. Saya berkoordinasi dengan EY China dan Prancis. Kliennya adalah perusahaan asuransi yang sangat besar yang pusatnya di Eropa. FYI, tipikal project seperti TPSA dan ISO 27K ini adalah project Global, jadi dilakukan juga di negara-negara lain yang memang disitu ada cabangnya. Sesuai dengan namanya, saya melakukan penilaian terhadap maturity keamanan informasi berdasarkan ISO2700X. Untuk pembaca yang belum tahu, ISO 2700X adalah standar ISO untuk kemanan informasi. Saya tulis "X" karena angka di belakangnya ada banyak. Detilnya ada di sini. Dalam project ini saya menggunakan ISO27001 dan ISO27002. Dalam project ini saya menilai sejauh mana penerapan kemanan informasi dan memberikan rekomendasi untuk bisa naik ke level yang disepakati.

Compliance Review - Peraturan Bank Indonesia
Berhubung judulnya ada Bank Indonesia, jadi project ini hanya melibatkan EY Indonesia. Pada project ini kami melakukan kajian kepatuhan (compliance review) atas produk baru dari bank dan payment gateway yang akan launch untuk publik agar sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. 9/15/PBI/2007 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank. Selain itu untuk produk yang berkaitan dengan transaksi keuangan, kami juga mengacu ke Surat Edaran BI No. 11-10-2009 / PBI No. 11/11/PBI/2009 tentang Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK). Sebagai catatan bahwa PBI terkait APMK diganti ke PBI No 14/2/PBI/2012. Beberapa jenis produk yang kami cek adalah terkait debit card, payment gateway, digital banking. Dalam project ini tetap kami lakukan DC/DRC review. Lumayan lah sambil jalan-jalan ke DC/DRC :)

Jadi seperti itulah gambaran umum project yang saya kerjakan FY16 ini. Sebenarnya saya masih mengerjakan juga beberapa project pentest yang kliennya bank. Saat ini tim sedang mengerjakan pentest di perusahaan non bank juga. Project semakin banyak, baik yang teknikal dan non-teknikal. Hikmahnya adalah kami jadi cepat belajar dan menambah banyak pengalaman dalam waktu yang singkat karena beberapa project sebenarnya paralel. Selain menjalankan rutinitas dalam mengerjakan project yang silih berganti datangnya, saya bersama tim juga sedang mengembangkan working paper agar lebih baik lagi. Diharapkan dengan adanya project-project yang telah saya kerjakan, bisa membantu saya dan tim dalam mengembangkan bisnis baru dan menciptakan peluang-peluang yang masih relevan dengan keamanan informasi.

Proses round table pada PMDP telah selesai, tinggal menunggu hasil apakah tahun ini saya promote ke senior atau tidak.  Semoga tahun ini naik biar bisa cepet... ehhh cepet apa ya haha.

Semoga bermanfaat :)



Eryk Budi Pratama, S.Kom, CEH, CHt.
IT Advisory Consultant - Cyber Security - Ernst&Young (EY)

Pengalaman Security Assessment (Penetration Testing) di Ernst&Young (EY)


Sudah hampir setahun saya meniti karier di salah satu perusahaan jasa professional di bdiang audit and consulting ini. Dalam perjalanan yang tentunya tidak mudah ini cukup banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan dari Ernst&Young Indonesia (EYI). Bisa dibilang layanan Information Security di EY termasuk yang muda diantara layanan-layanan EY yang lain khususnya di Advisory. Masih berkaitan dengan dua tulisan saya sebelumnya tentang profil EY dan persiapan final review, hampir setahun ini saya sudah banyak belajar tentang layanan-layanan EY yang terkait dengan IT, mulai dari yang jadi pekerjaan rutin saya di bidang Information Security, sampai dengan bidang-bidang konsultansi IT lainnya seperti IT Risk Management, IT Audit, IT Governance & Strategy, Business Continuity/Disaster Recovery, IT effectiveness, IT Process Improvement and Maturity, Enterprise Architecture, dan beberapa hal lainnya.

Pada tulisan kali ini saya coba menceritakan sedikit pengalaman saya di bidang Information Security. Pada sebagian besar project, saya terlibat untuk mengerjakan pengujian keamanaan (security assessment) khususnya penetration testing (pentest). Bagi rekan-rekan yang awam, pentest itu semacam aktivitas untuk melakukan eksploitasi terhadap sistem berdasarkan hasil dari vulnerability assessment  (VA). Kalau VA sendiri ibaratnya pengujian keamanan juga tapi sampai tahap mengidentifikasi kerentanan-kerentanan yang ditemukan pada sistem. Nah, pentest itu tahap setelah VA, yaitu mengeksploitasi  kelemahan-kelemahan yang ditemukan saat VA tadi. Dalam hampir setahun ini, sudah banyak project pentest yang saya kerjakan dan ke depan bakal ngantri project untuk pentestnya :D

Sebelum mengerjakan project pentest saya yang pertama, saya belajar melakukan IT General Control (ITGC). ITGC adalah bagian dari IT audit untuk melakukan pengecekan terhadap kontrol-kontrol pada sebuah sistem. ITGC sendiri terdiri dari tiga bagian. Tapi dalam pentest saya hanya menggunakan bagian logical access (LA) yang secara umum dikenal sebagai configuraion check untuk melengkapi hasil pentest amaupun VA. Beberapa platform OS dan dabatase yang pernah saya uji adalah:
  • Operating System (OS400/IBM i, AIX, Red Hat Enterprise Linux, Fedora Core, CentOS, Windows Server 2008&2012)
  • Database (SQL Server 2008, Oracle 10g &11g, PostgreSQL)
Untuk pentest, project banyak datang dari bank. Ada juga dari salah satu perusahaan penyedia DC dan aplikasi core banking. Industri perbankan dan keuangan memang lahan yang bagus untuk para praktisi di bidang IT security. Project pertama saya adalah melakukan pentest terhadap salah satu aplikasi yang menjadi core business application di sebuah bank besar di Indonesia. Karena waktu itu saya masih pemanasan, jadi tidak banyak finding yang bisa saya temukan. Berikutnya saya mendapatkan project untuk pentest di platform mobile enterprise. Platform ini nantinya akan digunakan sebagai pusat bagi project-project mobile services berikutnya bagi bank tersebut.

Selanjutnya saya mendapatkan project yang bisa dibilang sangat besar, yaitu Bank Wide. Jadi saya dan tim melakukan pentest terhadap seluruh aset yang dimiliki oleh bank. Kebayang kan berapa banyak server yang harus di-pentest karena bank ini termasuk kategori bank besar yang hampir setara dengan 4 besar bank BUMN yang mungkin pembaca sudah tahu.

Sambil jalan project Bank Wide, saya mendapatkan project terkait Delivery Channel (E-banking) audit. Saya hanya fokus di pentest karena sudah ada tim lain yang menangani bagian compliance. Untuk project yang ini juga lumayan besar karena scopenya tidak hanya server dan aplikasi Internet Banking, tapi juga ATM system dan mobile banking application. Pada project inilah saya pemanasan untuk pentest ATM. Saya sangat bersyukur karena project ini menambah portfolio pentest saya sehingga saya sudah melakukan pentest untuk beberapa jenis platform. Sebenernya ada satu yang saya masih penasaran yaitu pentest SCADA system. EY di negara lain pernah melakukannya. Untuk di Indonesia sendiri sepertinya belum ada. Semoga suatu saat ada dan saya bisa dapet project tersebut.

Berikutnya saya melakukan pentest terhadap ATM system di salah satu bank terbesar di dunia. Project ini cukup unik karena hampir semua sistem entah itu core banking maupun ATM didevelop secara in-house alias bikin sendiri. Setahu saya ini satu-satunya bank yang berani develop hampir seluruh sistemnya secara in-house. Berbekal pengalaman pentest ATM di bank sebelumnya, saya melakukan beberapa penambahan pengujian pada sistem ATM ini karena memang fokus dari project ini ada di sistem ATMnya. Pengujian yang saya lakukan sampai ke tahap reverse engineering baik menggunakan static maupun dynamic analysis. Sistem di dalam mesin ATM itu sendiri cukup kompleks. Lumayan lah susahnya hehehe. Selain dari mesin ATM, saya juga melakukan pengujian terhadap ATM switching dan beberapa server terkait baik itu dari sisi server-server itu sendiri maupun transmisi/transaksi data. Seru deh pokoknya. Selain itu saya juga melakukan PBI compliance untuk Data Center.

Setelah project ATM, datang silih berganti project-project untuk pentest web application dan mobile application. Seperti biasa, selain dari sisi mobile application, pengujian juga dilakukan terhadap sisi infrastructure (server) dan aplikasi (web-based application).  Saya juga masih melakukan PBI compliance terhadap data center di salah satu perusahaan penyedia DC. Pada salah satu project, ada pengalaman yang unik ketika saya dan tim melakukan pentest di ruang server dan di dalam data center. Iya, DI DALAM DATA CENTER. Kebayang kan betapa dingin dan bisingnya di dalam DC. Selain melawan sistem yang ingin di-pentest, saya harus melawan dingin dan kepala yang makin lama terasa beku. Bayangkan berada di dalam data center selama berjam-jam. Beruntung saat keluar dari DC tidak jadi es batu haha.

Saya masih mengerjakan juga project Bank Wide untuk bank lain. Bedanya kali ini saya melakukan pentest juga terhadap core banking system karena masuk dalam scope. Masih ada beberapa project lain yang mungkin tidak saya tulis di sini. Menjelang lebaran pun masih ada project pentest. Setelah lebaran juga. Berdasarkan informasi juga dalam setahun ke depan masih banyak project pentest yang dikerjakan. Kebayang kan serunya bisa banyak melakukan pentest. Ibaratnya tentara, latihan perang selama masih di akademi tidak sia-sia karena sering dipakai dan skill semakin terasah.

Mungkin ini yang bisa saya share untuk para pembaca. Jika saya tulis detil mungkin bisa jadi sangat panjang tulisan ini hehe. Inti dari tulisan saya adalah bahwa saya ingin menunjukkan kalau bidang information security ini "kue"nya juga banyak. Selama ini mahasiswa IT yang paling banyak pasti ke bidang software development/programming, infrasturcture, dan network. Jika dibandingkan denga  bidang IT yang lain, mungkin jumlah praktisi di bidang information security ini jauh lebih sedikit.

Semoga tulisan saya ini bermanfaat. Semangat !! :)



Eryk Budi Pratama, S.Kom, CEH
IT Advisory Consultant, Ernst & Young Indonesia (EY)

Persiapan Final-Year Review Ernst&Young (EY)


Sebenernya bingung kasi judul jadi kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang pengalaman yang sudah saya dapatkan kurang lebihnya hampir satu tahun bekerja di EY Indonesia. Berhubung minggu depan sudah dimulai proses PMDP Final-Year Review, mungkin saya akan sedikit sharing tentang proses performance appraisal ala EY yang sejauh ini saya tahu.

Sedikit menyambung tulisan saya sebelumnya tentang EY, dimana pada awal-awal masuk saya telah mendapatkan banyak wawasan karena memang knowledge management di EY sangat baik. Sampai sejauh ini sudah banyak pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan mulai dari hal yang sederhana, yaitu menggunakan wording untuk proposal maupun report dengan baik dan benar, sampai dengan pengalaman dalam mengerjakan beberapa project security assessment / vulnerability assessment dan penetration testing yang memang merupakan kompetensi utama dari tim Information Security saya. Buat rekan-rekan yang ingin masuk EY, jangan meremehan pelajaran Bahasa Indonesia ya karena sangat bermanfaat nanti. EY selalu menekankan high-performance team dengan hasil pekerjaan yang berkualitas tinggi, sehingga kesalahan-kesalahan kecil saja harus diperhatikan. 

Karena saya tidak bisa memberikan informasi detil tentang project-project yang sudah dan sedang saya kerjakan, maka saya akan bercerita tentan gambaran umumnya saja. Saya mengawali engagement pertama dengan mengerjakan IT General Control (ITGC) review untuk salah satu project di salah satu bank swasta yang besar di Indonesia. ITGC adalah salah satu bagian dari IT Audit yang lebih ditekankan di pengecekan terhadap konfigurasi sistem. Menurut saya untuk belajar menjadi IT auditor, bisa dimulai dari sini. Bisa dibilang sebagai pemanasan biar jadi orang yang teliti hehehe. Pada tiap engagement untuk security assessment and penetration testing saya selalu melakukan ITGC juga karena hal ini menjadi salah satu area yang harus dicek ketika melakukan security assessment. Sampai saat ini saya sudah pernah melakukan ITGC terhadap beberapa platform OS dan Dabatase, yaitu:
  • Operating System (AIX, Red Hat Enterprise Linux, Fedora Core, CentOS, Windows Server 2008&2012)
  • Database (SQL Server 2008, Oracle 10g &11g, PostgreSQL)
Selanjutnya saya pernah sedikit bantu-bantu di project salah satu perusahaam BUMN besar yang cukup terkenal di bidang transportasi untuk SAP audit. Waktu itu saya kebagian ITGC dan audit untuk SAP Basis. Karena saat kuliah pernah belajar SAP, jadi saya tidak kesulitan ketika melakukan review SAP. Saya tinggal menyesuaikan proses audit sesuai standar EY. Sebelum project SAP ini dimulai, saya sempat mempelajari modul-modul training SAP yang rutin diadakan di EY. Jadi ketika project sudah jalan, saya sudah tahu seperti apa tugas saya. 

Saya sempat juga diassign untuk software asset management audit. Jobdesc utamanya melakukan pengecekan terhadap license Microsoft pada sebuah perusahaan di bidang jasa transportasi udara. Waktu itu saya harus melakukan pengecekan terhadap ratusan komputer dan server. Tim yang melaksanakan hanya dua orang, yaitu saya dan satu senior saya. Kebayang kan capeknya mondar-mandir tiap meja dan ruangan hehehe.

Untuk engangement pada kompentesi utama tim saya, yaitu Information Security assessment and penetration testing, cukup banyak yang sudah saya kerjakan. Secara umum saya bersama tim infosec EY sudah pernah melakukan security assessment dan penetration testing untuk Web Application, IT Infrastructure, Mobile Application, dan ATM system. Berhubungan kebanyakan klien dari bank, maka terdapat engagement untuk melakukan kajian terhadap E-Banking system dan delivery channel baik dari sisi teknikal (VA dan pentest) maupun PBI (Peraturan Bank Indonesia) Compliance. Terdapat juga engagement untuk melakukan kajian terhadap aplikasi yang merupakan salah satu bagian dari brachless banking. Pada klien yang sama, sempat diassign juga untuk melakukan pentest terhadap aplikasi salesforce dan financial supply chain management (FSCM). Ketika diassign pada ATM system review, selain melakukan pentest saya juga melakukan PBI compliance khususnya untuk Data Center review. Untuk Data Center review sendiri saya juga melakukannya pada engagement lainnya. Karena sudah eranya BYOD, saya pernah melakukan pengujian terhadap SAP Mobile Enterprise Applciation Platform dan salah satu platform MDM (mobile device management) pada sebuah engagement.

Karena credentialnya rahasia, jadi saya tidak bisa menyebutkan informasi secara detil. Kurang lebihnya sejauh ini pengalaman dan pengetahuan yang saya dapatkan tergambarkan pada paragraf-paragraf sebelumnya. Kebayang kan enaknya masuk di EY. Sudah pasti banyak project dan dalam waktu yang singkat dapat meningkatkan kemampuan dan menambah banyak pengalaman.

Nah, sekarang saya ingin sedikit berbagi tentang proses performance review EY yang tentunya cukup ketat dan menurut saya yang terbaik sejauh saya mengetahui proses performance review di beberapa perusahaan lainnya. Karena saya belum pernah merasakan final-year performance review, jadi tidak banyak yang bisa saya ceritakan. 

EY punya portal internal yang digunakan sebagai sentral untuk pengembangan diri. Kurang lebih kontennya terkait goal plan, development process, mid-year review, dan final-year review. Pada awal fiscal year, para counselee harus membuat goal plan yang nantinya akan didiskusikan dan direview oleh counselor. Jadi di EY ada semacam counseling gitu. Biasanya yang menjadi counselor adalah para manajer. Untuk pembagiannya saya tidak tahu karena itu dari HRD yang menentukan. Yang menjadi pembeda EY dari perusahaan lain adalah adanya review pada pertengahan tahun dan akhir tahun. Pada mid-year review, saya harus mengisi self-assessment selama setengah tahun menjalankan engagement di EY. Selain itu saya harus mengumpulkan beberapa feedback dari beberapa sumber yaitu rekan-rekan kerja yang masih satu engagement maupun dari level manajer ke atas. Ada jumlah feedback minimal yang harus dipenuhi. Pada mid-year review ini biasanya counselor akan membahas performance kita selama setengah tahun di EY dan pengembangan diri untuk ke depan. 

Pada final-year review, prosesnya sama dengan mid-year review namun dengan adanya tambahan proses evaluasi tentunya. Ketika saya sudah menyelesaikan self-assessment terhadap pencapaian selama satu tahun, nantinya manajer saya akan menghadapi round table dimana pada saat itu manajer berusaha mempertahankan kita di hadapan review committee. Saya sendiri tidak tahu komite review berasal dari mana saja. Asumsi saya sih mungkin level senior manajer dan partner :D Inti dari round table ini adalah menetukan berapa rating performace kita (1-5) dan menentukan apakah kita layak untuk dipromote naik satu rank (misalnya dari senior 1 ke senior 2). Untuk mendapatkan promote, minimal rating kita harus 3. Jika rating kita 5 tidak menutup kemungkinan mendapatkan double promote alias naik dua tingkat (misalnya dari senor 1 langsung ke senior 3).

Jadi kurang lebihnya seperti itu gambaran bagaimana bekerja di EY. Selain dituntut professional di bidang keahlian masing-masing, ktia juga harus memperhatikan hal-hal lain yang cukup penting juga terutama untuk pengembangan karier dan kemampuan kita. Sekian sedikit cerita yang bisa saya share. Jika pembaca adalah orang yang suka tantangan dan ingin merasakan iklim bekerja di perusahaan multinasional dengan standar kualitas pekerjaan yang tinggi, yuk join EY *loh malah promosi*.

Semoga bermanfaat :)



IT Advisory Consultant - Risk Information Security - Ernst&Young (EY)

[Singapore-Malaysia Trip] Day 2 in Malaysia

Eryk Budi Pratama - Petronas Tower Kuala Lumpur Malaysia

Hari kedua di Malaysia ini cukup padat. Setelah subuh, kami santai-santai dulu sambil mengumpulkan tenaga dan menikmati alunan gitar yang secara bergantian kami mainkan. Setelah semua sudah siap, kami pun berencana akan berangkat ke Kuala Lumpur. Sebelum melakukan perjalanan, kami mengisi perut dulu. Kami menuju Nasi Kandar Mahmud yang ada di depan apartemen. Karena hanya untuk mengganjal perut, kami pesan roti telor. Roti telor ini semacam martabak putih yang pake kuah kari. Kalau lagi hoki, di dalam kuah kari ada kentangnya. Konon ini makanan khas orang India. Kebetulan memang pegawainya orang India semua --" Karena sudah lapar, tidak kepikiran untuk foto karena yang dipikirkan hanyalah segera menghabiskan roti telornya :D


Setelah isi ulang air buat persiapan amunisi di jalan, kami menuju stasiun Nilai untuk naik KTM. Kami kesana naik bus karena letaknya lumayan jauh. Destinasi pertama kami adalah KL Sentral. Karena memang letaknya strategis, jadi kami ngetem bentar di sini sambil makan siang di BK. Setelah kenyang, kami lanjutkan perjalanan menuju hotel 99 di Pudulama. Hotelnya lumayan bagus dengan harga yang terjangkau. Recommended buat para traveler karena lokasinya juga dekat dengan KL Convention Center (KLCC) yang memang di sini berada spot untuk foto-foto dengan latar belakang Petronas Tower.


Setelah berfoto-foto di KLCC, kami menuju salah satu kampus terbaik di Malaysia, yaitu International Islamic University Malaysia. Di sini banyak mahasiwa yang berasal dari luar Malaysia. Memang cocok disebut kampus internasional. 


Di sini kami sekitar satu jam. Memang tidak bisa muter-muter ke semua sudut kampus karena kampusnya luas banget --" Setidaknya saya merasakan memang di sini nuansa islami cukup terasa. Berikut adalah penampakan beberapa spot kampus.





Setelah puas keliling di sekitar rekotrat kampus, kami pun balik menuju hotel. Lumayan lah sesampainya di hotel kami dapat makan gratis dari kak Agus :D 
Malam harinya, kami pergi ke Chinatown. Salah satu rekan beli oleh-oleh untuk "adek"nya :D Setelah itu kami muter-muter ke Bukit Bintang. Karena tidak ada spot yang menarik, akhirnya kami iseng ke KLCC lagi. Bedanya kali ini jalan kaki. Sesampainya di KLCC sudah agak sepi. Memang sih kami kemalaman kesana. Cuma ya karena pingin menikmati udara malam di KL, tak apa lah ^^


Karena sudah larut malam, akhirnya kami langsung menuju hotel dan tiduuurrrr :D


Next: Day 3 in Malaysia
Previous: Day 2 in Malaysia



Salam,
Eryk Budi Pratama, S.Kom, CEH, CHt.
EC-Council Certified Ethical Hacker (CEH)
IBH Certified Hypnotist & Hypnotherapist (CH, CHt)

[Singapore-Malaysia Trip] Day 1 in Malaysia

Eryk Budi Pratama - INTI College Malaysia


Setelah sampai di Nilai, Seremban, akhirnya kami harus mengistirahatkan badan dulu. Kami bertiga numpang tidur di apartemen rekan kami yang memang dekat dengan kampusnya. Setelah menikmati tidur yang cukup pulas, sambil nunggu sholat Jumat kami pun bersantai-santai dulu. Kebetulan ada gitar, main gitar dulu ah sambil menggalau :p


Karena sudah lapar, maka kami sarapan dulu. Menu sarapan yang cukup murah di Malaysia adalah Nasi Lemak. Kebetulan belum sempet foto seperti apa penampakannya. Tapi nasi lemak yang kami makan ini nasi lemak yang murah, hehe. Hanya RM2, sudah dapet nasi, ada ikannya juga yang dicampur dengan semacam saos (gak tau namanya), dan telor. Pokoknya hemat deh :D

Setelah sarapan, kami santai-santai dulu lah sambil menikmati wifi yang cukup kencang di apartemen. Sholat Jumat di Malaysia lebih lambat kurang lebih sejam dari Jakarta. Setelah sholat Jumat, kami pun akhirnya menyiapkan makan siang. Untungnya ada kompor, jadi kami bisa masak. Apakah yang kami masak? Ya... menu andalan anak kosan :v


Selain makan mie goreng, kami tambahkan nasi dan gorengan yang kami beli setelah sholat Jumat. Sekedar info, kami bawa 12 bungkus mie goreng dari Indonesia, haha. Ini salah satu cara untuk berhemat. Lumayan lah hemat beberapa ringgit buat makan. Setelah makan, daripada bengong maka kami pun jalan-jalan di sekitar INTI College. 


Malam harinya, kami jalan-jalan di pasar malam di daerah cempaka. Untuk ke sini kami naik bus. Memang sih harus menunggu agak lama untuk mendapatkan bus karena sudah malam. Di pasar malam, kami hanya cari makan, kemudian kami bawa pulang ke apartemen. Melihat kondisi yang sangat ramai, lebih nyaman kalau makan di apartemen saja :D

Hari pertama di Malaysia memang kami habiskan hanya di sekitar apartemen. Pada hari kedua nanti, kami berencana untuk ke Kuala Lumpur. Kebetulan kami dipesankan hotel gratis oleh rekan kami di daerah pudulama, Kuala Lumpur. Belum afdol ke Malaysia kalau belum foto di Petronas Tower kan? :D


Next: Day 2 in Malaysia
Previous: Day 4 in Singapore



Salam,
Eryk Budi Pratama, S.Kom, CEH, CHt.
EC-Council Certified Ethical Hacker (CEH)
IBH Certified Hypnotist & Hypnotherapist (CH, CHt)

Alhamdulillah Lulus Sidang Skripsi


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Terima kasih Ya Allah karena telah memberikan kemudahan dan kekuatan sehingga saya bisa melalui sidang skripsi dengan baik. 

Terima kasih tak terhingga saya ucapkan kepada kedua orang tua atas supportnya selama ini hingga berhasil menyelesaikan kuliah di perantauan. Bahkan setelah ini mendukung saya untuk lanjut ke S2 bahkan tidak menutup kemungkinan S3.

Terima kasih kepada bapak-bapak dosen pembimbing, dosen penguji, dan dosen lain yang telah memberikan ilmu dan berbagi pengalaman selama saya kuliah di UB. Semoga kelak saya bisa menyusul untuk menjadi konsultan IT dan jika tiba waktunya saya ingin mengabdikan diri kepada dunia pendidikan.


Terima kasih buat Hesty atas buku kecil yang diberikan. Sukses dan semangat ya hes semoga cepat menyusul. Eh tapi saat tulisan ini dibuat, ybs sudah lulus. Selamat ya :D


Terima kasih juga buat teman-teman Teknik Informatika 2010, 2011, 2012, 2013 dan calon maba 2014 atas supportnya. Serta buat teman-teman Sistem Informasi. Semoga kelak kita bisa menjadi orang sukses yang membanggakan almamater.


Terima kasih buat pak Berkah yang telah meyediakan lab cisco untuk digunakan mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Sungguh ini ruangan yang bersejarah dan penuh kenangan.



Terima kasih untuk semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Semoga apa yang saya pelajari selama ini bisa bermanfaat. 






 
Salam,
Eryk Budi Pratama, S.Kom, CEH, CHt.
EC-Council Certified Ethical Hacker (CEH)
IBH Certified Hypnotist & Hypnotherapist (CH, CHt)

Peminatan Semester 6 - Teknik Informatika Universitas Bakrie



Tidak terasa kuliah sudah menginjak semester 5. Semester depan merupakan semester yang cukup spesial karena kita bisa memilih dua buah mata kuliah pilihan. Beberapa mata kuliah yang ditawarkan di Teknik Informatika Universitas Bakrie adalah :

  • Mobile Programming
  • Data Warehouse and Mining
  • Image Processing
  • IS Governance
  • Ethical Hacking
  • Network Management
  • Management Information System
Cukup banyak pilihan di semester 6, dimana masing-masing memiliki 3 sks. Khusu untuk angkatan 2010 cukup memilih salah satu mata kuliah pilihan. Namun jika ingin mengambil satu lagi tetap diperbolehkan. Baiklah, saya akan coba jelaskan satu per satu mata kuliah pilihan. Penjelasan saya ini berdasarkan wawasan yang saya ketahui tentang beberapa mata kuliah pilihan, berdasarkan informasi orang lain, dan perbandingan dengan kampus lain yang memiliki mata kuliah serupa.


MOBILE PROGRAMMING
Sudah terlihat dari namanya, pada mata kuliah ini kita akan banyak belajar tentang pemrograman di mobile device (hp/smartphone). HP/ smartphone kan ada beberapa merk misalnya Android, Nokia (Symbian/S40), IPhone, Windows Phone, dan lain-lain. Lalu mana yang dipelajari? Kita akan belajar pengembangan aplikasi Android. Basicnya adalah Java. Untuk IDE (Integrated Development Environment) alias tools programmingnya bisa menggunakan Eclipse atau Netbeans. Di website Android sudah ada SDK, tinggal didownload, free.

Buat rekan-rekan yang suka develop website, bisa juga kok bikin aplikasi di smartphone. Saya lebih banyak tahu pengembangan Web Apps di Nokia (S40). Untuk platform lain saya lihat juga bisa.
Untuk sertifikasi, sampai saat ini saya belum menemukan sertifikasi di bidang mobile programming. Tapi saya sarankan mengikuti sertifikasi JENI (Java Education Network Indonesia).

Prospek mobile developer juga sangat cerah. Dengan menguasai mobile development, rekan-rekan punya kesempatan besar untuk menjadi technopreneur maupun bekerja di perusahaan pengembang aplikasi berbasis mobile.

So, bagi yang suka coding, ini pilihan yang sangat cocok. Jangan lupa, konsep OOP di Java sangat bermanfaat loh  :D



DATA WAREHOUSE AND MINING
Semua yang berhubungan dengan data, tentunya membutuhkan database. Mata kuliah ini merupakan pengembangan dari database dan advanced database yang telah dipelajari sebelumnya. Untuk pemahaman dasar dari data warehouse and mining, sudah pernah dibahas di kelas. Pada mata kuliah ini akan dijelaskan lebih detil tentang apa yang telah dipelajari sebelumnya.

Sama seperti mobile programming, ketika belajar data warehouse and mining kita akan dibingungkan oleh beberapa pilihan platform. Banyak platform data warehouse and mining terutama yang punya nama besar, misalnya Oracle, IBM, Microsoft, Sybase, dan lain-lain. Berdasarkan kurikulum, tidak ada praktikum untuk mata kuliah ini, namun jika rekan-rekan tertarik mempelajari implementasi data warehouse and mining, ditinjau dari kemudahan dan prospek kedepan, saya rekomendasikan Oracle atau Microsoft (SQL Server BI).

Untuk sertifikasi, saya kurang begitu mengerti mana yang berprospek cerah. Namun beberapa vendor / institusi yang mengeluarkan sertifikasi di bidang data warehouse and mining diantaranya adalah TDWI, Oracle, Microsoft, dan lain-lain.

Saya sarankan bagi yang ingin mengambil mata kuliah ini, teruskan belajarnya sampai ke Business Intelligence, entah dari sisi administrasi maupun development. Aplikasi BI hampir dipakai di semua bidang, terutama industri semacam perbankan, pertambangan/perminyakan, dan telco.

Tertarik bergelut di bidang database?? Mata kuliah ini adalah pilihan yang tepat. :D



IMAGE PROCESSING
Image processing merupakan mata kuliah yang cukup banyak berkutat dengan hitungan. Basicnya seperti kalkulus, DSP, dan beberapa ilmu dasar yang belum saya ketahui.

Sejujurnya saya kurang mengetahui seperti apa bentuk mata kuliahnya. Berdasarkan keterangan dosen yang pernah mengajar saya  fisika modern waktu SMA dulu, penerapan image processing ini sangat banyak, terutama yang berhubungan dengan multimedia. Bagi rekan-rekan yang tertarik memanipulasi image, video, dan segala bentuk macam pencitraan digital, mata kuliah ini akan memberikan banyak insight.

Prospek di bidang image processing juga cukup baik, terutama di luar negeri. Masih ingat kasus pembunuhan mahasiswa Indonesia di NTU yang bernama David?? Well, David menemukan algoritma yang saya lupa namanya yang penting itu di bidang image processing yang ternyata hasil penemuannya tersebut memiliki nilai ekonomis luar biasa jika dikembangkan.

Bagi yang sudah nonton Skyfall, disitu ada adegan ketika mencari wajah orang melalui CCTV. Atau pernah melihat hologram seperti di film The Matrix?? Itu salah satu penerapan Image Processing. :D



IT GOVERNANCE
Secara umum IT Governance menjelaskan tentang bagaimana cara mengelola IT dalam suatu organisasi. Mata kuliah ini cukup konseptual. Apa yang dikelola?? Everything, mulai dari infrastruktur, layanan, sumber daya manusia, kebijakan, dan lain-lain. Cocok bagi rekan-rekan yang punya ketertarikan di bidang Manajemen karena pada dasarnya IT Governance merupakan bagian dari Corporate Governance.

Saya kurang tahu seperti apa nanti perkuliahannya karena pada dasaranya ini mata kuliah S2. Kalau boleh sharing sedikit, kebetulan saya juga sebelumnya belajar IT Governance secara otodidak karena memang sesuai dengan passion. Untuk mempelajari IT Governance, sangat saya sarankan untuk membekali diri dengan belajar framework / best practice dari IT Governance dan pelengkapnya, misalnya IT Infrastructure Library (ITIL), TOGAF, dan ValIT. Yang paling utama sih belajar ITIL dahulu karena framework ini menempati posisi tertinggi. Sebagai pelengkap, boleh juga belajar IT Audit dengan framework yang terkenal yaitu COBIT. Mempelajari banyak studi kasus juga sangat membantu pemahaman kita terhadap IT Governance.

Untuk prospek kerja, sejujurnya kalau kita lulus tidak mungkin langsung jadi IT Manajer atau jabatan lain yang setingkat manajer. Namun jika ingin berkarier sebagai konsultan IT di perusahaan konsultan, entah IT consulting atau management consulting, pemahaman terhadap IT Governance sangat membantu. Untuk mengetahui sertifikasi ITIL lebih lanjut, silakan klik link berikut.

Jika suatu saat anda menjadi IT manager, jangan lupa perdalam IT Governance ya :D



ETHICAL HACKING
Mungkin rekan-rekan sudah tahu apa itu hacking. Namun dalam mata kuliah ini, kita akan belajar hacking namun secara "ethics", yaitu kita belajar meretas sistem yang memang disiapkan untuk diretas. Kita akan belajar konsep-konsep hacking / offensive attack, serta mencoba beberapa tools hacking.

Untuk ethical hacking, prodi bekerja sama dengan EC-Council, yang merupakan lembaga training dan sertifikasi di bidang computer security.Untuk sertifikasi, tentunya kita bisa mengikuti CEH (Certified Ethical Hacker) dengan biaya lebih murah, bahkan ada kemungkinan ditanggung prodi.

Prospek di bidang computer security masih cerah, terutama di luar negeri. Untuk info lebih jauh, silakan liat pada tautan berikut.

Hacking is an art :D



NETWORK MANAGEMENT
Basic dari mata kuliah ini tentunya jaringan komputer yang sebelumnya telah kita pelajari. Saya belum tahu untuk terori bentuknya nanti seperti apa karena tergantung dosen. Namun berdasarkan pengalaman saya waktu magang di Telkom dan PLN yang kebetulan sempat memegang network monitoring, serta ketika mengunjungi NOC (Network Operation Center), dalam implementasinya kita akan butuh aplikasi-aplikasi berbasis web yang selalu terhubung dengan perangkat-perangkat yang ingin kita monitor, maintain, atau diperbaiki.

Aplikasi tersebut tentunya tidak hanya install, sim salabim langsung bisa monitor semua perangkat network. Kita harus konfigurasi aplikasinya, bahkan kadang kita perlu memodifikasi coding aplikasinya agar sesuai dengan kebutuhan. Intinya network management meliputi, monitoring, maintaining, dan troubleshooting.

Bagi rekan-rekan yang waktu itu company visit ke NOC Bakrie Telecom, seperti itulah gambaran umum network management :D



Sekian yang bisa saya sampaikan. Penjelasana di atas merupakan hasil pengamatan, pengalaman, dan diskusi dengan orang yang tentunya lebih pengalaman dari saya. Apabila ada kesalahan atau kekurangan, mohon maaf dan mohon dikoreksi agar informasi yang disampaikan akurat. Semoga bermanfaat. Terima kasih :)


By : Eryk Budi Pratama

Event Report–Drupal Meetup 2012

574964_3032341787708_1496316291_n
Drupal, salah satu CMS yang powerfull yang dulu pernah saya pakai. Drupal ini kuat banget di security dibandingkan CMS yang lainnya. Suatu kebanggaan saya bisa hadir dalam Drupal meetup yang diadakan pada hari Sabtu, 30 Juni 2012 di Auditorium PT Microsoft Indonesia. Tema meetup kali ini adalah “Be Your Own Boss”.
Beberapa pembicara pada acara ini adalah :
  • Rama Mamuaya, Founder & CEO Daily Social
  • Selina Limman, Founder & CEO Urbanesia
  • Norman Sasono, Technical Evangelist Microsoft Indonesia
  • Ahmad Fathi Hadi, Founder & CEO Tandif
Berikut adalah foto para pembicara
179571_10150991034617410_234587689_n
Materi pertama disampaikan oleh mas Rama. Beliau bercerita tentang bagaimana langkah-langkah menjalankan bisnis dan bercerita tentang perjalanannya dalam membangun Daily Social.
Materi kedua disampaikan oleh mbak Selina. Beliau lulusan S1 dan S2 Amerika. Satu-satunya pembicara wanita. Jadi terlihat mencolok ya Smile with tongue out. Hampir sama seperti mas Rama, beliau bercerita tentang menjalankan bisnis dan Urbanesia. Ayo buat cewek-cewek, jadi pengusaha keren ya seperti mbak Selina ^_^
selina
Materi ketiga disampaikan oleh pak Norman. Beliau bercerita sekilas tentang Cloud Computing dan memberikan contoh penggunaan Windows Azure, bagimana mudahnya membuat website dengan Azure, dan….. masih banyak yang bisa dilakukan dengan Windows Azure. Penasaran?? Cobain saja langsung ya Smile with tongue out
Materi keempat disampaikan oleh mas Ahmad Fathi. Beliau menjelaskan tentang Business Model Canvas. Materi yang dijelaskan sangat menarik karena berhubungan dengan bagaimana kita memetakan bisnis. Sebelumnya saya tahu tentang Business Model Canvas ini dari pak Didit, dosen Leadership, yang waktu itu memberikan penjelasan tentang Think of Business Model.
Setelah acar selesai, seperti biasa ada sesi foto-foto Open-mouthed smile Nah mungkin bisa dilihat apa saja foto yang saya dapatkan saat Drupal meetup.
(Boyband Seminar Gretongan Smile with tongue out)

557688_3032341947712_53070808_n
Foto bersama mas Steven, yang ngadain acara

399486_3032329427399_418457589_n
Foto bersama pembicara dan peserta

282263_10150991035647410_82606340_n
Sekian yang dapat saya tulis. Semoga semakin banyak event-event yang bermanfaat seperti ini.
Semangaaaatt ^_^
By : Eryk Budi Pratama

Sharing Session with Bakrieland #2

bakrielandgoestocampus
Melanjutkan tulisan sebelumnya, kali ini saya akan menulis tentang materi kedua, yaitu Money Matters.
Wah ngomongin duit nih Open-mouthed smile.  Masih dengan pembicara yang sama, beliau menjelaskan materi dengan sangat menarik. Beliau memberikan beberapa tips terkait strategi memilih karier.
Oke, berikut ini adalah urutan jabatan yang pada umumnya ada di sebuah perusahaan :
  • Fresh Graduate / Entry Level / Staff
  • Supervisory
  • Asisten Manajer
  • Manajer
  • Senior Manajer
  • General Manajer
  • Director
Apabila diperhatikan, untuk mencapai posisi puncak tentunya butuh waktu yang tidak sebentar dan kerja keras. Di luar materi yang disampaikan, ada sesuatu yang perlu untuk saya sampaikan. Apa itu???
Paradigma banyak orang bahwa untuk mendapatkan gaji yang tinggi, maka harus mendapatkan posisi manager. Selain gaji, prestigenya gede Smile with tongue out. So, semua orang dengan latar pendidikan apapun, jika terobsesi ke level manajemen, pasti lanjut kuliahnya di jurusan bisnis atau manajemen. (Hayooo ngakuuu Smile with tongue out).  Eitz..tapi tunggu dulu. Ini terutama buat orang yang backgroundnya teknik / engineer, if you want a high salary, you do not have to take MBA/MM. Tidak apa sih kalau yang emang yang tertarik dengan jurusan manajemen apapun motivasinya Smile. But, berdasarkan sebuah sumber yang saya baca, ada beberapa perusahaan yang memberikan gaji kepada engineernya setara dengan manajer. How it can be?? Look. Several companies perceive the analogy below :
  • Fresh Graduate Engineer = Fresh Graduate
  • Senior Engineer = Supervisor
  • Specialist = Manager
Nah.. jadi buat teman-teman yang memang tertarik di suatu bidang dan mencurahkan hidup di situ, tidak perlu repot ngambil major lain. Just be the specialist. But you have to be versatilist. Bagaimana menjadi seorang versatilis?? Bagi saya simple kok. Jadilah KEPO. Kepo terhadap banyak hal yang mendukung spesialisasi anda tanpa mengurangi fokus dari apa yang jadi core anda.
Misalnya anda seorang IT spesialist di bidang Cloud Computing. Bagaimana dengan posisi yang anda miliki saat ini bisa “dilirik” oleh atas anda?? Be innovative !! Berikan ide-ide segar kepada atasan anda. Pelajari apapun yang ada di dalam perusahaan anda. That will make you are different from the others. :)
Oke, sekarang kita ngomongin masalah gaji $$$$Open-mouthed smile. Sebenarnya, apakah yang bisa kita dapatkan sebagai bentuk remunerasi?? Sebelumnya ingin saya jelaskan bahwa remunerasi itu bisa dalam bentuk cash maupun non-cash. Berikut adalah contoh remunerasi cash :
  • Gaji pokok
  • Tunjangan : bensin, jabatan, cuti, telekomunikasi
  • Tunjangan Hari Raya (THR)
  • Bonus yang tergantung pada company performance dan individual performance
  • Executive Share Ownership Plan
Berikut adalah contoh remunerasi non-cash :
  • Kesehatan
  • Mobil
  • Cuti
  • Membership facility'
  • Training
  • Jamsostek
  • Dana pensiun
  • Koperasi karyawan
  • Scholarship
  • dll
Wah banyak juga ya ^_^ Yang saya sebutkan di atas adalah hal-hal yang perlu dijadikan pertimbangan ketika kita ingin kerja di perusahaan orang lain. Kalau self-employed tidak perlu memikirkan hal-hal di atas Open-mouthed smile
Yang terakhir masalah bargaining alias tawar-menawar gaji nih. Jika kita belum pernah bekerja alias masih fresh graduate tulen, saya rasa tidak perlu ada bargaining. We have to follow the company’s standard. Tapi jika kita sudah memiliki pengalaman, let you do bargaining with employer. Berikut ini adalah tips yang diberikan pak Yudy tentang dimana biasanya bargaining sudah bisa dilakukan :
  • Ketika sudah memiliki pengalaman 3-5 tahun atau di level asisten manajer
  • Ketika anda adalah seorang specialist
  • Ketika anda memiliki sertifikasi yang diakui sesuai dengan profesi
  • Ketika anda memiliki pengalaman kerja di well-known and reputable company
  • Ketika anda memiliki posisi sebagai public figure di masyarakat
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih perusahaan tempat kita akan bekerja adalah kebijakan perusahaan, ukuran perusahaan, jenis bisnis perusahaan, dan perusahaan lokal atau MNC.
Sekian yang bisa saya share melalui tulisan ini. Nanti jika sharing session ketiga dilaksanakan, saya akan berbagi tulisan lagi. Open-mouthed smile
Semangaaattttttt ^_^

By : Eryk Budi Pratama

Sharing Session with Bakrieland #1

bakrieland
Alhamdulillah dalam bulan Juni ini banyak sekali kegiatan yang sangat bermanfaat terutama bagi saya pribadi. Kebetulan saya lolos seleksi untuk mengikuti kegiatan Sharing Session with Bakrieland. Peserta hanya diambil 10 mahasiswa/i UB, dan Alhamdulillah saya salah satunya Open-mouthed smile.
Sampai saat ini, baru 2 sesi yang saya dapatkan, pelaksanaannya pada tanggal 13 Juni 2012 dan 20 Juni 2012. Tentunya akan ada sesi-sesi berikutnya, jadi tidak sabar ya Smile with tongue out. Materi yang disampaikan sungguh bermanfaat. Pada sesi pertama, saya mendapatkan materi yang sangat luar biasa, yaitu Building and Managing Relationship. Jadi ingat salah satu tulisan saya yang ini. Pada tulisan kali ini, saya hanya akan membahas apa yang disampaikan pada sesi pertama, yaitu tentang bagaimana membangun relasi dengan orang lain. Oia, sebelumnya saya perkenalkan nih yang jadi pembicara adalah Bapak Yudy Rizard Hakim, Chief Corporate Affairs Officer
Membangun relasi itu beragam cara. Ada beberapa “tools” yang bisa digunakan. Pertama, melalui media sosial. Semua pasti sudah tahu apa saja sosial media yang bisa dimanfaatkan untuk menjalin relasi, misalnya Facebook, Twitter, Linkedin, Blog, dan lain-lain. Diantara media yang saya sebutkan, disarankan untuk mahasiswa/i untuk membuat akun di Linkedin. Why Linkedin?? Because it is a social media for professionals. So we are expected not to publish “freak” words. Oke, boleh kita mengekspresikan segala hal tentang kita termasuk kegalauan misalnya Smile with tongue out, tapi jangan sekali-sekali melakukan hal ini di Linkedin.
Selain media sosial, networking kita sangat penting untuk di-maintain agar kelak dapat membantu kita disaat kita membutuhkan. Network yang dimaksud misalnya keluarga, teman main, teman sekolah/kuliah, teman kantor, client, headhunter, dan lain-lain.
Lalu, bagaimana membangun relationship ?? Mudah kok Open-mouthed smile. Buatlah akun di social media : facebook, twitter, linkedin, dan blog. Tulis apapun sesuai dengan porsinya Smile.  Jangan lupa sering-sering update status dan komen yang berkualitas, agar orang lain melihat diri anda adalah orang yang bermanfaat dan luar biasa. It can be a tool for personal branding. Ikuti pula kegiatan seperti seminar, workshop, koferensi, lain-lain. Pak Yudy juga menyarankan akan kita selalu mengupdate CV dan keep contact dengan head hunter. We never know if someday opportunities come from them. Smile
Attitute alias sikap kita juga menentukan seberapa baik hubungan dengan relasi kita. Sikap seperti apakah yang harus kita miliki?? Berikut adalah beberapa sikap yang harus kita miliki :
  • Pro Active
  • Out going
  • Communicative
  • Open minded
  • Not picky

Building and Managing relationship is a working progress and it never ends…
Ya.. kita harus terus dan terus membangun relasi dengan orang lain. Siapapun itu, karena mungkin saja di masa depan relasi kita adalah orang-orang yang pertama membantu kita, baik ketika bahagia maupun sedih.  Dan satu hal yang harus kita pahami bahwa :
In the end, …is not WHO YOU KNOW but WHO KNOWS YOU…
Sekian apa yang bisa saya tulis dalam sesi pertama. Tunggu tulisan yang membahas sesi kedua sharing session with Bakrieland ya !! Smile with tongue out
Semangaaaaatttt ^_^

By : Eryk Budi Pratama

Labels

400 education adsl2+ advisory apec as400 auditor bakrie telecom bakrieland bakrieland goes to campus big 4 bisnis BLOG BTEL bts building relationship ccna ceh certified ethical hacker changi chevron CHIP cloud cloud computing collaboration comptia corporate affairs daily social db2 diskusi panel drupal edugate elektro emart ericsson indonesia ernst&young erp eryk budi pratama event report ey fo gaji game developer game development game programmer goes to school gpon gratis harapan hipnosis hipnoterapi i-Community iArmy IBM IBM i ibm indonesia ibm technology iCommunity ict award iFestival ilmu inaicta INDC international islamic university malaysia internship inti college IT IT consultant it risk assurance jaringan komputer kampus karier kebersamaan klcc komunikasi konsultan konsultan IT kuala lumpur kuliah larkin liburan linkedin magang makan malaysia mandiri young technopreneur membangun relasi microsoft mimpi MNC modem money matters moonson academy mrtg MUGI NET network nilai noc nokia noqc opera software paper pengalaman petronas php presentasi proferyk project management proposal proxmox queen street relasi relationship robotika rynet s40 web apps salary sap sap01 sekolah selina limman seminar seremban sharing session sidang singapore sitroges sixma technology skripsi ss robotika statistika struktur data system i talkshow tandif teknik informatika telekomunikasi telepati telkom time tugas akhir tulisan uas ub UGM unilever universitas bakrie urbanesia usaha venture web hosting wirausaha muda mandiri workshop cloud computing young on top
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Eryk Budi Pratama - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger