eryk budi pratama

eryk budi pratama

Tentang Ernst & Young - the "Big 4"


Secara khusus, sebenarnya tulisan ini ditujukan untuk mahasiswa prodi IT/SI dan Akuntansi. Loh kok khusus prodi IT/SI dan Akuntansi doank? Jadi ceritanya ada beberapa pertanyaan dari teman yang berasal dari prodi IT/SI dan Akuntansi. Kurang lebih seperti ini:

Loh kok anak IT bisa masuk EY? Kerjaannya ngapain tuh kan EY perusahaan KAP (Kantor Akuntan Publik)

Di atas adalah pertanyaan dari teman Akuntansi. Nah yang di bawah ini pertanyaan dari teman IT/SI:
EY itu apa ya kak? Kerjaanya ngapain aja?
Itulah 2 pertanyaan yang sering ditanyakan, hehe. Nah pada artikel ini, akan saya coba jawab dan jelaskan.

Sebelumnya, coba pembaca lihat profil EY di wikipedia. Secara umum, EY memiliki empat divisi: Assurance, Tax, Advisory, Transactions. Itu saya urutkan berdasarkan besarnya persentase revenue. Selama ini yang banyak diketahui teman-teman Akuntansi adalah divisi Assurance. Assurance ini memang yang revenuenya paling besar karena memang jumlah projectnya paling banyak dan pasti banyak. Jika pembaca pernah membaca Annual Report perusahaan, nah itu auditornya ya KAP/Accounting Firm khususnya divisi Assurance ini.

Awalnya memang KAP bisnis utamanya di Assurance. Nge-audit keuangan perusahaan lah pokoknya :D Cuma seiring berjalannya waktu dan makin banyak peluang, maka divisinya pun bertambah. Salah satunya adalah divisi Advisory dimana ini adalah service line tempat saya berada. Karena saya lulusan IT, gak mungkin donk masuk ke Assurance. Advisory sendiri terdiri dari dua sub-service line, yaitu Performance Improvement dan Risk. Nah saya berada di sub-service line Risk. Sebelumnya, namanya adalah IT Risk and Assurance. Saat saya masuk sepertinya sudah diubah. Tapi ke depan saya masih pake nama yang sebelumnya aja biar gak bingung, haha.

IT Risk and Assurance terdiri dari beberapa management team. Ada Information Security, IT General Control, Application Control, dan lain-lain. Saya berada di tim Information Security. Jadi secara struktural, saya berada di Advisory-IT Risk and Assurance-Information Security. Spesialisasi utama tim saya adalah di Information Security. Jadi apapun bentuk project terkait IT security, seperti Security Assessment, Vulnerability Assessment, Penetration Testing, IT Security Architecture, Security Operation Center Design, dan beberapa bentuk project yang terkait sudah pasti tim saya yang akan handle.
Kalau lagi gak ada project ngapain aja?
Tenang. Gak ada kata gabut kok, haha. Ada saja yang bisa dikerjakan. Karena setiap konsultan memiliki target jam dalam setahun untuk memenuhi KPI, maka saya harus minta jatah hours ngerjain project lain. Di IT Risk & Assurance, tentunya yang paling banyak projectnya adalah Channel 1. Channel 1 di EY adalah yang mengurusi masalah IT Audit, entah itu aplikasi maupun infrastruktur. Saya sendiri di Channel 2. Karena project-project IT audit ini banyak, jadi saya bisa bantu-bantu channel 1 untuk mengerjakan IT General Control. Selain untuk menambah hours saya, juga membantu pekerjaan channel 1 yang tentunya segudang.

Nah Information Security ini ada di Channel 2. Selain Information Security, yang ada di channel 2 diantaranya adalah project-project yang terkait dengan Business Continuity Planing/Disaster Recovery(BCP/DRP), IT Risk Management, IT Strategy/Masterplan, IT Governance, IT Service Management, dan beberapa yang pokokya non-audit. Saya bersyukur berada di Channel 2 karena bisa belajar macem2 dan tidak monoton. Jadi kalau sedang tidak ada project, selain bantu-bantu channel 1, saya juga membuat proposal-proposal untuk tender terhadap jenis-jenis project yang ada di Channel 2. Lumayan lah walaupun belum lama di EY, saya jadi bisa banyak belajar metode-metode untuk beberapa jenis project.

Selain bantu-bantu ITGC channel 1, bikin proposal, juga mengerjakan hal-hal lain yang mensupport pekerjaan. Seperti misalnya saya pernah diberi tugas membuat kuesioner untuk Security Maturity Domain yang didesain khusus client EY. Kadang saya juga diberi tugas untuk membuat metode-metode yang disesuaikan dengan clientnya. Menarik lah pokoknya. Bener-bener kerasa banget hawa konsultan, haha. Selain mengerjakan hal-hal di atas, saya dan tim rutin mengadakan kegiatan sharing session atau knowledge update setiap sekali seminggu. Jadi masing-masing dari kami membuat materi dan dipresentasikan ke semua anggota tim. Seimbang lah antara kerja dan berbagi pengetahuan :D

Karena banyak informasi yang tidak bisa saya share, maka kurang lebih dari penjelasan singkat di atas semoga pembaca memahami bahwa orang IT bisa masuk ke EY dan perusahaan KAP yang lainnya. Klo di EY namanya IT Risk and Assurance, kalau KAP yang lain saya kurang tahu.

Jenjang Karier
Inilah enaknya kerja di KAP, yaitu jenjang karier jelas. Kalau di EY sendiri setiap tahunnya sudah pasti ada kenaikan/promosi jabatan TAPI tentunya melalui proses performance appraisal yang cukup ketat. Cukup banyak komponen penilaiannya. Karena EY adalah perusahaan besar, maka standarnya pun sangat tinggi. Standar yang tinggi membuat pekerjaan dan hasil pekerjaan para konsultan dan auditornya pun juga berstandar tinggi. Jadi untuk naik tingkat tidak semudah yang dibayangkan. Berikut adalah jenjang karier di EY. Kurang lebihnya seperti ini berdasarkan yang saya tahu. Jika ada perubahan akan saya update.
  • Assistant 1
  • Assistant 2
  • Senior 1
  • Senior 2
  • Senior 3
  • Senior 4 (Asisten Manajer)
  • Manager 1
  • Manager 2
  • Manager 3
  • Senior Manager
  • Associate Director
  • Partner
Saat ini posisi saya ada di Assistant 1. Insya Allah jika memang performance saya tiap tahunnya bagus, kurang lebih 6-7 tahun lagi saya mencapai level Manajer. Target saya adalah maksimal umur 30 untuk menjadi Manajer. Kalau di perusahaan non auditor, tingkatan posisinya tidak sebanyak itu. Tidak menutup kemungkinan jika memang saya betah jadi konsultan, sebelum umur 40 saya bisa mencapai level Partner. Kalau sudah level Partner, sudah saatnya saya merintis perusahaan IT Consultant sendiri :D

So.. buat temen-temen khususnya prodi IT/SI dan Akuntansi, sudah paham kan kalau EY dan KAP yang lainnya tidak hanya nge-audit duit perusahaan? Masing-masing punya divisinya sendiri. Buat temen-temen IT/SI, khususnya IT/SI di kampus saya, ayo banyak latihan ya biar skill dan pengalaman bertambah. Saya tunggu kehadiran konsultan-konsultan IT muda lulusan Universitas Bakrie untuk join di EY saat lulus nanti. Di sini banyak yang lulusan kampus favorit dan luar negri. Jadi buat yang suka tantangan, suka pekerjaan dengan kualitas tinggi, dan suka hal-hal yang nggreget, Let's join EY.

Semoga bermanfaat :)


Salam,
IT Advisory Consultant - Risk Information Security, Ernst&Young Indonesia

Fenomena Salah Jurusan (IT)


Tidak dapat dipungkiri, salah jurusan merupakan fenomena yang banyak dialami mahasiswa ketika sudah menjalani perkuliahan beberapa bulan pertama. Karena saya kuliah di jurusan IT, maka yang saya amati adalah mahasiswa IT tentunya. Saya pernah membaca sebuah tulisan di majalah komputer (saya lupa nama majalah dan penulisnya) yang menulis tentang salah memilih jurusan IT. Tulisan aslinya telah dicopas ke beberapa blog. Kurang lebih isinya seperti ini. Sebelum saya lanjutkan tulisan ini, ada baiknya baca blog ini dulu. Ada seorang blogger juga yang saya rasa tulisannya cukup bagus karena berisi data (here).Sudah dapat gambaran kan? :)

Saya ingin bercerita dari awal, maksudnya kronologi kehidupan per-IT-an saya. Saya mengenal komputer sejak SD (mungkin anak zaman sekarang masih TK uda bisa buka yang macem2 :p). Saya lupa tepatnya kelas berapa (antara kelas 2 atau 3 SD). Pelajaran komputer memang diajarkan di SD saya sebagai pelajaran tambahan. Tahukah anda apa yang saya pelajari? Tahu DOS kan? Sistem operasi microsoft yang warnanya hitam putih, yang kalau mau ngapa-ngapain harus masukin disket yang kadang ukurannya agak gede. Saya diajarkan command-command yang ada di DOS. Ya saya mengalami masa-masa suram tersebut, haha :D Saya masih ingat tiap ujian saya selalu dapat jelek (kadang dapet nilai D dan E, pernah juga F). Saya dapat jelek karena memang saya tidak punya passion belajar IT. Saat kelas 6 SD, papa saya beli PC. Sejak saat itu saya baru punya passion di IT. Saat itu saya belajar banyak hal di Word, Excel, dan Power Point. Bahkan beberapa rumus excel yang menurut saya tidak sederhana pun saya pelajari, termasuk Macro.  Walaupun puya PC, tapi saya tidak langganan internet. Hanya kadang pakai telkomnet instan kalau pas lagi penerimaan siswa baru.


Saat SMP, passion saya di dunia IT memuncak. Melihat pelajaran komputer SMP yang menurut saya masih sederhana (hanya seputar office, HTML, dasar-dasar internet) maka saya pun memiliki hobi baru, yaitu ke toko buku. Saya sering ke toko buku untuk membeli buku-buku tentang IT karena sejujurnya bosan dengan pelajaran di sekolah. Hingga akhirnya saat jalan-jalan di Gramedia, saya menemukan buku dengan cover hitam yang cukup menarik perhatian. Yang membuat saya tertarik membeli buku tersebut adalah kata-kata "bagaimana mencuri kartu kredit orang lain". Hal itu membuat saya tanpa pikir panjang langsung membeli buku tersebut :D Saya rutin membeli buku yang diterbitkan oleh Jasakom. Saat itu saya belum terlalu mengenal internet, jadi saya lebih banyak baca buku. Kurang lebihnya ini buku-buku Jasakom yang saya punya. Masih ada lagi cuma lupa yang mana, hehe.


Berawal dari buku tersebut, akhirnya saya mengenal banyak tentang internet. Dimulai dengan intranet, bagaimana cara setting LAN, sharing folder, setting WLAN, dan banyak hal tentang jaringan komputer yang tentunya tidak diajarkan secara detil saat SMP. Dari situ juga saya mengenal Linux. Dari buku tersebut, hal-hal yang saya pelajari juga semakin banyak. Saat SMP dulu saya sering mencari informasi tentang teknik-teknik hacking dan cracking, cara membuat virus dan antivirus, cara ngisengin komputer orang, dll. Hingga akhirnya saya membuat karya sebuah virus yang sebenernya cukup bisa membuat korbannya kesal berkepanjangan hingga akhirnya mau tidak mau harus install ulang windowsnya :p Oia selain baca-baca buku, saya juga mulai banyak searching artikel-artikel tentang IT security yang tentunya kebanyakan pake bahasa Inggris. saya juga langganan majalah komputer (Komputek dan PC Media). Terinspirasi oleh PC Media yang antivirusnya diberikan secara gratis untuk para pembacanya, saya pun banyak melakukan riset kecil-kecilan tentang malware (khususnya virus), metode analisis malware, membuat virus, dan tentunya membuat antivirus dari virus yang saya buat :D Selain belajar yang aneh-aneh, saya juga belajar database programming menggunakan Microsoft FoxPro. Sama seperti belajar hacking, saya belajar FoxPro secara otodidak. Saya sempat belajar FORTRAN tapi cuma sebentar karena entah kenapa saya bosan.

Saat SMA, sepertinya rasa iseng saya terhadap dunia IT mulai berkurang. Saya mulai mengurangi aktivitas-aktivitas yang berpotensi merugikan PC atau server orang lain. Saat itu saya mulai belajar yang normal-normal saja. Saya belajar C, C++, Pascal, dan Assembly. Saya belajar Pascal karena saya ikut tim olimpiade komputer. Saya belajar C dan C++ karena saya saat itu saya sudah sedikit mengenal kernel Linux dan Windows. Saya berharap bisa memahaminya tapi ternyata gatot, haha. Kemudian saya belajar assembly karena saat SMA saya lebih banyak belajar tentang software cracking dan sedikit tentang computer forensics. Wajib hukumnya paham assembly kalau ingin belajar cracking aplikasi. Saat SMA ini selain mengurangi aktivitas hacking dan lebih fokus ke cracking aplikasi dan riset malware, saya mulai banyak belajar tentang enterpreneurship dan manajemen. Bermodalkan beberapa modul training papa saya tentang Total Quality Management (TQM), saya mulai mengenal beberapa hal tentang quality management dan beberapa hal non-IT. Lean, Six Sigma, operational management, human resource management, dan beberapa hal lainnya pun saya pelajari. Saya pun kadang dilibatkan untuk membantu menyelesaikan dokumen quality improvement program yang memang rutin diadakan oleh perusahaan papa saya. 



Dari situ sebenarnya motivasi saya untuk melanjutkan kuliah di dunia IT perlahan mulai berkurang. saya lebih tertarik ke bisnis dan manajemen. Saya tetap passion  di IT, tapi hanya sebatas hobi. Untuk karier sebenarnya saya lebih memilih untuk menjadi konsultan manajemen. Mengingat keinginan untuk melanjutkan ke sekolah penerbangan tidak disetujui, akhirnya saya harus memilih mau tetap di IT atau Manajemen. Hingga akhirnya keputusan berada di jurusan IT karena selain ortu lebih support di situ, dari sisi saya sendiri pun lebih siap karena sudah sejak SD mengenal IT. Awalnya saya pingin masuk informatika ITB. Cuma karena beberapa pertimbangan akhirnya gak jadi daftar USM ITB. Rencana SNMPTN daftar Teknik Informatika ITS, cuma ternyata saya dapat beasiswa full di Unviersitas Bakrie untuk jurusan Teknik Informatika. Setelah diskusi dengan ortu akhirnya saya ambil. Yeeyy akhirnya kuliah di Jakarta juga, di tempat lahir saya :D Sebenernya sebelum dapat beasiswa di TIF UB, saya dapat beasiswa parsial di Universitas Bakrie juga tapi jurusan Manajemen. 



Kurikulum Teknik Informatika Universitas Bakrie ini cocok dengan passion saya. Jadi saya tidak salah harus mengorbankan PMDK saya di PENS ITS untuk memilih Universitas Bakrie. Hingga sampai saat artikel ini ditulis, sudah banyak sekali hal-hal yang saya alami mulai dari perkuliahan di TIF UB, organisasi, komunitas, event-event gratis, dan lain sebagainya. Tidak jarang saya harus mengorbankan waktu istirahat saya untuk melakukan hal-hal yang berhubungan dengan passion saya di bidang IT. Tidak akan saya ceritakan semuanya karena tentunya akan jadi artikel yang sangat panjang hehe.

Saya sudahi dulu kronologi cerita saya dari SD sampai kuliah yang berhubungan dengan IT. Saya akan langsung ke inti permasalahan mengenai fenomena salah jurusan, khususnya jurusan IT. Jika pembaca perhatikan, saya membold kata-kata PASSION. Ya benar.. sebenarnya inti dari salah jurusan ini adalah PASSION alias minat.


Motivasi dalam memilih jurusan juga bisa jadi hal yang mendukung passion kita dalam memilih jurusan dan menentukan karier kita setelah lulus. Jika dijadikan satu, maka coba kita pikirkan apa yang menjadi PASSION, MOTIVATION, dan PURPOSE dalam memilih jurusan dan karier setelah lulus kuliah nanti.

"Passion kamu dimana sih?"

Mungkin ini pertanyaan pertama yang bakal ditemui. Coba pahami sebenernya kita ini minat dimana. Yakinkah bahwa kita punya minat di IT? Atau mungkin bidang lain? Jika memang minat di bidang lain, lalu apa motivasi kita tetap memilih jurusan IT? Lalu nanti kalau udah lulus, pinginya berkarier di bidang apa dan jadi apa? Coba renungkan :)

Menurut saya, jika kita bisa menentukan minat kita dimana, kita akan mengetahui apa yang menjadi motivasi kita untuk menekuni bidang tersebut. Jika kita telah memiliki passion dan memahami motivasi kita memilih bidang tersebut, tentunya kita akan mengetahui apa yang menjadi tujuan kita nanti. Coba perhatikan salah satu contoh statement di bawah ini:

"Tujuan saya adalah mendapatkan nilai/IPK terbaik sehingga saya bisa menjadi mahasiswa berprestasi akademik"

No no no.. kita harus bisa bedakan mana yang tujuan dan mana yang hasil. Nilai hanyalah hasil. Hasil dari apa? Hasil dari usaha dan ketekunan kita dalam memahami materi perkuliahan dan hasil dari tujuan kita yang dengan jelas telah kita ketahui dan kita capai dengan cara-cara yang terbaik. Dan ketika kita merencanakan atau telah mencapai tujuan, tentunya harus kita renungkan sudahkah tujuan tersebut sesuai passion awal. Dan siklus ini akan terus berlanjut :)

Passion saya bukan di IT nih, tapi saya sudah terlanjur masuk IT. Bagaimana saya harus menyikapinya? Dipaksakan pun saya tetap tidak bisa. Diabaikan juga tidak mungkin karena mau gak mau harus menyelesaikan perkuliahan IT ini.
Hayooo ngaku siapa yang merasakan hal seperti ini? :p Menurut saya sih ada dua opsi menyikapi hal ini. 
Jika masih ingin mencoba agar passion di IT, banyak hal menarik yang bisa kita lakukan yang masih terkait dengan IT. Tahu tidak bahwa banyak sekali event2 IT yang tentunya GRATIS (khususnya di Jakarta). Mana ada sih mahasiswa yang gak suka gratisan? hehe. Coba saja ikuti event2 seperti seminar, workshop, atau pameran IT. Saya yakin dengan semakin seringnya kita ikutan event2 IT, wawasan kita akan bertambah. Saya bisa pastikan bahwa perlahan tapi pasti, kita akan menemukan hal-hal menarik di dunia IT, apapun bentuknya.  Trust me, silakan dicoba. Ayo sering-sering ikut event-event IT. Selain dapat ilmu gratis dan makan gratis, tentunya bisa dapat banyak kenalan juga loh. Siapa tau pas ikutan event-event IT ketemu jodohnya di situ :p Setelah ikut event, coba ikuti komunitas-komunitas IT. Orang-orang di komunitas IT itu menyenangkan kok. Dijamin gak bakal bosen deh :D Buat yang punya bisnis, tentunya hal ini bisa jadi kesempatan kita untuk mengenalkan bisnis kita ke temen-temen komunitas. 
Nah jika memang benar-benar stuck gak pingin berkarier di IT, tetap cobalah cara di atas hehehe. Banyak hal tak terduga yang mungkin kita dapatkan.Sebenernya ada beberapa topik di IT yang saya kurang tertarik, tapi ketika ada seminarnya saya tetap datang. Walupun gak mudeng-mudeng amat, tapi setidaknya saya berusaha untuk memahami. Tidak ada ilmu, pengetahuan, dan wawasan yang tidak berguna. Semua pasti akan berguna sesuai dengan waktu dan tempatnya.

Saya gak suka programming. Susah kak. Logika saya kurang bagus nih di programming.
Segera bertobatlah. Kuliah di jurusan IT, walaupun spesialisasi kita bukan di software development, memahami programming wajib hukumnya. Belajar programming mengasah logika kita. Setidaknya jika nanti tidak ingin berkarier sebagai programmer atau software developer, latihan-latihan coding yang kita lakukan ini melatih logika kita dalam menyelesaikan segala macam permasalahan. Kadang permasalahan terknis yang tidak berkaitan dengan IT dapat diselesaikan dengan logika berpikirnya orang IT loh. Saya membuktikannya ketika interview di Unilever. Saat itu saingan saya adalah mahasiswa UI jurusan Teknis Industri. Permasalahan yang diberikan (untuk dipecahkan) sebenernya lebih ke arah manajemen. Tahu sendiri kan di IT kita paling banter cuma belajar pengantar manajemen, sedangkan mahasiswa Teknik Industri tentunya lebih memahami bisnis dan manajemen. TAPI, ternyata saya yang dipilih untuk magang di Unilever. Kata supervisor saya saat itu, jawaban saya lebih terstruktur, logis, dan tepat sasaran. Berbahagialah bagi kalian yang suka coding. Spesialisasi saya bukan di programming. Tentunya bagi yang passion di programming bisa memberikan jawaban yang lebih baik daripada saya.


So.... masih kah kita ragu ketika kita merasa salah jurusan IT tapi masih tetap kuliah di IT? Mungkin next time saya akan tulis tentang pekerjaan apa saja yang ada di dunia IT. Semoga tulisan yang singkat ini bermanfaat. Jika ada pertanyaan dan komentar, jangan sungkan-sungkan untuk diungkapkam :D



Salam,
Advisory Services (Assistant) - IT Risk and Assurance, Ernst & Young Indonesia

Welcome Maha(siswa) Teknik Informatika



Halo haloo.. Selamat ya untuk para mahasiswa baru Teknik Informatika Universitas Bakrie yang telah menentapkan pilihan di jurusan dan kampus tercinta ini. Welcome ya :D Selamat ya menjadi bagian dari keluarga besar Teknik Informatika Universitas Bakrie. Semoga betah di sini :)



Di sela-sela waktu saya sebagai konsultan pemula di EY, saya coba sempatkan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. At least kalau benar-benar sibuk saya sempatin nulis-nulis yang gak jelas asal masih bisa kebaca, hehe. Tulisan ini saya tujukan khusus untuk mahasiswa Teknik Informatika Universitas Bakrie, namun bisa menjadi referensi pula bagi mahasiswa Teknik Informatika kampus lain. Kurang lebihnya gak jauh beda lah.

Adek-adek yang hebat dan luar biasa, yang tentunya nanti akan lebih hebat dari saya, izinkan saya memperkenalkan diri sedikit. Saya Eryk Budi Pratama, alumni Teknik Informatika Universitas Bakrie angkatan 2010. Alhamdulillah sudah lulus sidang skripsi bulan Juli dan kelar yudisium bulan Agustus. Saat ini saya sedang menunggu masa-masa yang buat saya mengharukan, yaitu wisuda. Alhamdulillah sebelum sidang skripsi, saya sudah diterima kerja di Ernst & Young (EY), salah satu "Big 4" professional services multinational company sebagai konsultan (Assistant 1) di Advisory Services, IT Risk and Assurance, dengan fokus utama di bagian Information Security. Pekerjaan yang saya lakukan sekarang masih berhubungan dengan kuliah di IT kok. Jadi masih berada di jalan yang benar :v Saat ini saya juga melanjutkan S2 MM di Universitas Bakrie.



Okey, saatnya bercerita tentang Teknik Informatika, terutama di Universitas Bakrie. Sudah pada ikutan UB's week kan? Pasti enak donk ospek di UB kan beda dari yang lain. Setelah UB's week, maka kalian akan diperkenalkan dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTIF) UB. Untuk masalah kurikulum dan perkuliahan biasanya di minggu-minggu awal kaprodi akan menjelaskan secara komprehensif. Silakan ya banyak-banyak bertanya agar hatinya memang mantap ingin menuntut ilmu, mengasah skill, menambah pengalaman, dan berkarier di bidang IT. Dunia IT sangat luas. Ketika berbicara tentang IT, kita tidak cuma ngomongin teknologi atau teknikal loh walaupun memang tujuan kalian kuliah di IT memang untuk mempelajari banyak hal teknis (namanya aja teknik). Oia selingan, mungkin kalian bisa baca tulisan saya sebelumnya :)



Sejujurnya, saya jurang update masalah kurikulum saat ini karena beberapa kali ada perubahan. Tapi tidak signifikan kok perubahannya. Justru kita harus bangga karena kurikulum selalu update. Kalau IT di UB sendiri porsi untuk belajar jaringan komputer (atau yang berkaitan dengannya) sedikit lebih banyak. Kalian akan belajar CCNA selama 4 semester (ada sedikit perubahan sepertinya soalnya CCNA 1 digabung sama matkul apa gitu lupa). Ada pula matkul tentang simulasi jaringan, Ethical Hacking, dan  IT security. Bagi yang suka programming, programming tetep ada kok (ya iyalah harus ada --"). Nanti saat tahun ketiga ada matkul peminatan. Saya gak akan bahas karena takutnya ada perubahan. Ada beberapa matkul non teknis yang bakal kalian pelajari. Kalau saya sendiri paling suka matkul IT Governance dan IT Security (+Ethical hacking) karena memang dari smp dulu hobi iseng dan memang sesuai dengan pekerjaan saya saat ini.

Pada tahun pertama (Freshman), kalian akan belajar dasar-dasar dari ilmu IT dan juga diperkenalkan matkul dasar non-IT seperti Pengantar Manajemen. Believe or not, matkul non-IT juga sangat bermanfaat kok buat kerja nanti. Nah karena masih freshmen, otak masih fresh (??), jadi kuliah dijalani dengan serius tapi santai. Tips dari saya, kejar nilai setinggi-tingginya di tahun pertama. Kalian belum banyak tanggungan, jadi waktu yang sangat luang gunakan sebaik-baiknya untuk belajar secara optimal. Boleh lah main-main dan santai-santai tapi jangan berlebihan.









Karena sudah MAHAsiswa, maka kuliah jangan hanya sekedar belajar di kampus. Mulailah cari-cari informasi tentang dunia lain (maksudnya kegiatan di luar kampus). Kalau merasa cukup baik dalam hal time management, silakan ikutan kegiatan-kegiatan, komunitas, organisasi sosial, atau apapun yang bermanfaat. Nah karena kalian adalah mahasiswa IT, sudah tentu kalau bisa ikutan kegiatan-kegiatan berhubungan dengan IT. Join komunitas IT. Banyak kok event2 IT yang tentunya GRATIS !! Udah dapet ilmu, dapet kenalan, dapet makan :D Ini komunitas-komunitas yang pernah saya ikuti (buat referensi kalian).
Dari kegiatan-kegiatan yang diadakan komunitas tersebut, saya mendapatkan banyak hal. Dapat banyak ilmu, pengalaman, kenalan, bahkan penghargaan. Salah satunya ini :D






Tahun kedua (Sophomore), kalian harus sudah lebih memiliki wawasan tentang IT dan hal-hal yang berhubungan dengannya. Tahun kedua ini kalian sudah bisa ikutan jadi pengurus HMTIF loh !! Jadi mulai tahun pertama ikutin terus ya event2nya HMTIF UB :D Tahun kedua ini biasanya tugas uda mulai banyak. Mungkin banyak di antara kalian yang mulai sedikit jadi orang sibuk, haha. Mungkin selain kuliah ya sibuk organisasi, entah di dalam atau luar kampus. Saran saya, mulailah mencari arah kira-kira apa yang menarik minat kalian di luar sana. Entah itu IT, bisnis, sosial, atau apapun di luar sana cukup banyak kok jadi kalian bisa menentukan mau mengembangkan diri di bidang apa. Kalau saya sendiri lebih banyak berkecimpung di komunitas IT karena memang kelak saya ingin jadi konsultan IT. Jadi saya harus tahu banyak hal mulai dari perkembangan IT yang selalu cepat dan pengalaman dari orang-orang yang lebih berpengalaman. Alhamdulillah impian saya untuk menjadi konsultan IT terwujud, ya walaupun saat ini masih pemula :D
Oia... kalian juga bisa daftar jadi asisten dosen/asisten lab. Lumayan loh selain nambah pengalama mengajar, nambah ilmu, juga nambah penghasilan :p Kebetulan saya juga jadi aslab beberapa kali selama kuliah di UB.




Tahun ketiga (Junior), ini biasanya tahun malas. Kalian biasanya merasakan suatu kejenuhan. Nah, ayo semangat ya !! Justru ini tahun penentuan arah masa depan kalian. Di tahun ketiga ini kalian sudah mulai cari-cari magang/internship. Buat yang pingin buat bisnis, biasanya tahun ketiga ini bisnisnya sudah berjalan dan sudah menghasilkan duit yang lumayan :p Kesibukan kalian akan semakin memuncak. Banyak tugas banyak deadline (tergantung dosen sih). Kalian benar-benar dituntut untuk bisa mengatur waktu dengan sebaik-baiknya. Saya sendiri pada sebelum memasuki tahun ketiga sudah mulai magang. Pada liburan semester 4 (akhir tahun kedua), saat itu saya magang di Telkom dan PLN di Surabaya. Ya mengorbankan waktu libur yang cukup lama dengan magang. Itung-itung sebagai pemanasan.





Tahun keempat (Senior)... tadaaa...Inilah masa-masa yang cukup menegangkan karena kalian akan dihadapkan dengan yang namanya skripsi. Saran saya, ambil mata kuliah atas sesegera mungkin agar pada semester 8 nanti tinggal skripsi saja sehingga kalian bisa fokus. Enaknya, kalian bisa sambil magang lagi. Ya kan daripada cuma buat ngerjain skripsi, mending magang buat cari-cari pengalaman sama tambahan penghasilan :p Buat yang pingin lulus 3,5 tahun, ya pada semester 7 kalian harus bener-bener serius. Selain ngerjain skripsi, juga ada kuliah. Ditambah lagi kalau misalnya kalian dapat magang yang agak lama. Rata-rata magang itu 3 bulan. Tapi ada juga loh magang yang sampai 6 bulan bahkan satu tahun :D





Nah..kelebihan kuliah di Teknik Informatika Universitas Bakrie adalah diharapkan setelah lulus nanti mahasiswa mengantongi dua sertifikat, yaitu Cisco Certified Network Associate (CCNA) dan Certified Ethical Hacking (CEH). CCNA sendiri diberikan selama empat semester, sedangkan CEH dalam dua semester. Dengan waktu belajar yang cukup lama, harusnya jika kalian ambil ujian sertifikasinya nanti tidak begitu sulit. Penting bagi mahasiswa IT yang memang nantinya ingin menjadi seorang profesional bidang IT untuk memiliki sertifikat internasional. Sertifikat ini kan bentuk pengakuan. Tentunya tetap skill harus tetap diasah dan pengalaman harus ditambah. Tapi setidaknya dengan mengantongi sertifikat IT yang bergengsi ini kalian akan memiliki nilai yang lebih.

Mungkin itu sedikit perjalanan kuliah yang bisa saya share. Tentunya perjalanan hidup teman-teman yang lain berbeda. Sebelum saya menutup artikel ini, saya ingin berpesan bahwa jadikan segalanya seimbang. Kuliah iya, berorganisasi iya, mengembangkan bakat dan minat iya, dsb. Karena sudah mahasiswa, jangan hanya belajar terus. Lihatlah dunia terbentang luas. Banyak yang bisa kalian dapatkan. Mendapat nilai/IPK yang bagus memang sudah kewajiban, tapi jangan jadikan patokan. Kejarlah ilmu dan pengalaman karena nilai adalah hasil, bukan tujuan. Kembangkan terus kemampuan dan potensi yang kalian miliki, terutama yang masih berhubungan dengan IT. Jalinlah relasi, kenal dengan banyak orang dengan berbagai latar belakang. Ikutlah banyak kegiatan di luar tapi jangan sampai mengganggu waktu kuliah. Jangan lupa selalu berdoa dan rajin ibadah ya karena setelah semua usaha kita lakukan, kita harus berpasrah diri kepada Allah SWT :)

My beloved team in Sixma Technology



Sekian, semoga bermanfaat. Semangaaatttt ^_^



Salam,
Advisory Services (Assistant) - IT Risk and Assurance, Ernst&Young Indonesia

Minggu Pertama di Ernst&Young Indonesia (EYI)


Alhamdulillah.. Segala puji dan rasa syukur saya ucapkan kepada Allah SWT atas segala hal yang telah diberikan kepada saya, salah satunya adalah dengan memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi keluarga besar Ernst&Young Indonesia (EY Indonesia) dimana ini adalah starting point yang baik untuk meniti karier saya sebagai konsultan IT, sesuai yang saya rencanakan ketika pertama kali masuk kuliah jurusan IT. Terima kasih pula kepada kedua orang tua yang membesarkan saya hingga bias sejauh ini. Semoga dengan berkarier di EY saya bisa membanggakan kedua orang tua dan calon istri saya nanti :D

Sebagian besar orang khususnya yang bidangnya di akuntansi tentu tidak asing dengan istilah "Big 4". Big 4 sendiri mengacu kepada empat perusahaan akuntan publik terbesar, EY adalah salah satunya. Walaupun EY adalah awalnya adalah accounting firm, namun service line yang diberikan tidak hanya masalah audit keuangan. Promosi dikit ya :p EY sendiri punya beberapa service line yaitu Assurance (nah audit keuangan ada di sini), Advisory, Tax, TAS. Untuk detilnya bisa dilihat di sini ya :p

Oke cukup promosinya, haha. Saya sendiri ditempatkan di service line Advisory. Saya berada di dalam grup IT Risk and Assurance (ITRA) dengan spesialisasi utama di tim Information Security. Kebayang kan kerjaan utamanya ngapain? :p Di ITRA sendiri ada banyak layanan yang bisa diberikan kepada client, termasuk salah satunya Information Security. Jadi nanti saya tidak seterusnya hanya mengerjakan proyek information security. Bisa saja nanti saya dikasi proyek bidang lain yang masih dalam satu channel. Detilnya tidak bisa saya berikan ya karena baru seminggu di sini jadi belum tahu banyak jenis proyeknya apa saja :D

Selama seminggu ini saya sudah diikutkan dalam proyek di salah satu bank. Jadi dalam minggu pertama ini sudah langsung merasakan ngelembur ampe malam. Beruntung ada rekan yang bawa mobil sehingga bisa nebeng walaupun sampai kokas doank. Karena saya masuk saat proyek udah jalan, jadi saya kebagian jatah ikut penetration testing sama yang lebih senior. Penetration testing (pentest) secara singkat adalah aktivitas untuk menembus keamanan komputer yang telah diketahui kelemahannya. Lumayan deg-degan sih soalnya baru pertama kali ini nge-pentest server production dimana di situ tentunya ada database server, middleware, dan aplikasi core banking. Karena urusannya ama duit nasabah, jadi gak bisa sembarangan nge-pentest sistemnya :D biasanya nge-pentest server mainan, sekarang bakal nge-pentest server production yang tentunya kritikal :)

So far tidak ada masalah. Kegiatan utama selain ikut proyek pentest, saya juga membantu senior membuat security domain maturity. Jadi EY punya standar maturity (tingkat kematangan) untuk information security. Nah tugas saya sama senior saya adalah membuat proses assessment security domain maturity ini menjadi lebih mudah karena ke depan security domain maturity ini akan digunakan untuk mengukur tingkat kematangan client terhadap information security sehingga jika telah diketahui tingkat kematangannya akan lebih mudah untuk mengidentifikasi gap dan memberikan future action plan agar keamanan informasi client menjadi lebih baik, cost-efficient, dan align dengan bisnisnya :)

Oia... ada hal menarik di tim information security ini. Setiap Jumat pagi kami melakukan sharing session. Jadi setiap anggota tim diberi waktu 10-15 menit untuk presentasi tentang apapun yang ingin dishare, terutama yang masih berhubungan dengan kerjaan. Kegiatan ini tentunya bermanfaat untuk proses knowledge transfer. Lumayan lah hari ini saya dapat wawasan baru terkait cyber security improvement, penggunaan SQLMap, scripting scan nmap, dan IT-IL. Saya sendiri sharing tentang BGP Hijacking.

Kembali ke awal masuk. Jadi hari pertama tentunya ada perkenalan dari HR. Banyak lah mulai dari tentang perusahaan, karyawan, pekerjaan, jejang karier, dll. Setelah pejelasan dari HR, saya langsung ambil laptop dan foto. Setelah udah dapet laptop, langsung ngerjain online training. Lumayan banyak online trainingnya, hehe. Untungnya yang mandatory hanya beberapa. Setelah mengerjakan beberapa online training, saya diantar ke manajer. Oleh manajer dibantu dengan mas Erick, saya diperkenalkan ke beberapa karyawan di ITRA. Nah loh ada yang namanya sama seperti saya, satu tim di information security pula :v :v  Setelah itu besoknya langsung deh mulai persiapan pentest. Bikin attack plan dan sebagainya.

Alhamdulillah minggu pertama kerja sangat berkesan. Rekan-rekan kantor juga asik dan cepat akrab. Semoga saya betah dan bisa bertahan lama di EY :)


Salam,
Eryk Budi Pratama, S.Kom, CEH, CHt.
Advisory Services (Assistant) - IT Risk and Assurance, Ernst&Young Indonesia

Kuliah: Ilmu dan Pengalaman



Sebenarnya saya bingung dengan judul tulisan ini. No problem lah yang penting esensi dari tulisan saya ini tidak jauh dari judulnya. Karena saya tidak pandai berteori, maka yang saya tulis sesuai dengan apa yang saya alami dan yang menjadi prinsip saya dalam menentukan masa depan.

-Intro-
Masih ingat saat SMA dulu, saya bukanlah siswa yang terbaik. Kalau dilihat dari nilai rapot sih saya tidak masuk 10 besar, haha. Oia sekedar info, saya dulu sekolah di SMAN 5 Surabaya, salah satu SMA terbaik di Indonesia. Saya masuk kelas RSBI (yang katanya kelas Internasional karena pelajarannya sebagian besar disampaikan dengan bahasa Inggris). Siswa di kelas RSBI memang siswa pilihan karena untuk masuk kelas RSBI ini harus mengikuti beberapa tes lagi. Saya tak berharap banyak, eh ternyata siswa yang nilainya biasa-biasa saja saat SMP dulu bisa masuk ke kelas yang bergengsi ini.

Saat menginjak kelas 3 SMA, sudah tentu saya akan menjalani satu tahun yang cukup berat karena harus persiapan untuk UNAS dan masuk kuliah. Jika ditanya tentang jurusan dan kampus yang ingin dituju, dengan konsisten saya akan jawab, "Saya ingin masuk jurusan Teknik Informatika ITS". Pertimbangannya adalah karena saya suka dunia IT, maka saya pilih jurusan Teknik Informatika. Saya pilih ITS karena ITS adalah salah satu kampus teknik terbaik dan lokasinya yang masih satu kota dengan tempat tinggal saya.

-PMDK PENS ITS-
Saya lupa tepatnya bulan apa, saat itu saya dapat informasi dari guru BK bahwa PENS ITS sedang membuka jalur PMDK. Melihat nilai rapot yang pas-pasan, rasanya sulit untuk bisa masuk sana. Tapi karena sebelumnya saya pernah dapet peringkat 2 saat try out di PENS ITS, jadi saya yakinkan diri untuk terus maju. Berkas-berkas mulai saya lengkapi dan saya kirim ke kantor administrasi PENS ITS. Saya daftar D4 untuk Teknik Informatika. Setelah beberapa minggu, saya dapat kabar bahwa saya lulus peringkat 2 untuk PMDK di PENS ITS untuk jurusan Teknik Informatika. Weleh kok sama kayak peringkat pas try out ya haha. Alhamdulillah... saat itu saya benar-benar tidak menyangka.

-Ujian Saringan Masuk Universitas Bakrie-
Setelah pegumuman pmdk PENS ITS, saya mengikuti USM Univ. Bakrie gelombang pertama yang diselenggarakan di beberapa kota besar, salah satunya Surabaya. Saat itu saya memilih jurusan Manajemen. Lah kok gak nyambung sama tujuan utama?Entahlah haha. Setelah beberapa minggu pengumuman, ternyata saya hanya dapat beasiswa parsial. Karena biaya kuliah yang buat saya termasuk kategori mahal, akhirnya saya lepas. Tapi saya masih penasaran :D Akhirnya saya ikut gelombang ketiga yang diadakan di Jakarta. Kali ini saya kembali ke jalan yang benar, yaitu pilih jurusan Teknik Informatika. Alhamdulillah saya lulus beasiswa penuh yang ternyata perusahaa pemberi beasiswa saya adalah PT Energi Mega Persada Tbk.

-Kegalauan, PENS ITS vs Univ. Bakrie-
Karena saya sudah memutuskan tidak ikut SNMPTN, maka saya tinggal memutuskan mau ambil pmdk PENS ITS atau beasiswa penuh di Univ. Bakrie. Setelah berdiskusi dengan orang tua, akhirnya saya jatuhkan pilihan ke Univ. Bakrie. Sebuah keputusan yang menurut beberapa teman saya saat itu merupakan keputusan bodoh dan unik. Tapi entah kenapa saya tetap yakin dengan pilihan saya. 
Ada beberapa teman yang tanya, kok lebih milih Univ. Bakrie ketimbang PENS ITS. Oke mungkin biar lebih enak dibaca, saya tuliskan kompilasi transkripnya.



Kamu gak salah milih ryk? Udah enak-enak dapet PMDK PENS, malah pilih universitas swasta yang gak terkenal.
Sejujurnya saya tidak tahu loh, haha. Panggilan hati saja. Tapi setelah saya lihat-lihat sih Univ. Bakrie kan lokasinya di Jakarta, letaknya strategis di Kuningan. Nah kebetulan sudah lama saya ngidam pingin ke Jakarta lihat monas karena saya kan numpang lahir di Jakarta. Yang bikin aku bisa ke Jakarta pas aku udah gede ini kan waktu ikut USM Univ. Bakrie gelombang ketiga. Lagian masak dari bayi sampai gede nanti aku di Surabaya terus. Cowok kan harus merantau, haha. Lagian pekerjaan bidang IT banyak di Jakarta. Memang aku bakal jadi angkatan pertama di jurusan Teknik Informatika Univ. Bakrie dimana belum ada akreditasi. Tapi buat aku gak masalah sih, toh yang menentukan sukses bukan kampus tempat kita kuliah, tapi dari kita sendiri.

Motivasinya apa kok pingin masuk Univ. Bakrie?
Pertama karena beasiswa. Suatu kebanggaan tersendiri bisa dapet beasiswa. 
Kedua, aku suka tantangan. Mainstream lah anak-anak smala (sebutan untuk siswa siswi SMAN 5 Surabaya) masuk ITS, UNAIR, UI, ITB, UGM, atau kampus-kampus negri yang punya nama. Aku pingin sesuatu yang beda biar greget. Aku suka tantangan. Kalau di calon kampusku nanti tidak ada tantangan, aku yang akan buat tantangan itu sendiri. Kalau aku bisa jadi orang hebat dari kampus yang memang inputnya orang-orang hebat, ya biasa-biasa aja karena sudah sewajarnya seperti itu. Beda kalau aku bisa jadi hebat dari kampus yang biasa-biasa aja.
Ketiga, lokasinya strategis. Kuningan-Sudirman-Thamrin itu lokasi paling strategisnya Jakarta. Jadi klo mau cari-cari tempat magang atau kerja lebih gampang lah tinggal jalan dikit, haha.
Keempat, banyak event IT gratis. Ini kesempatan buatku untuk menjalin relasi khususnya dengan para profesional IT yang memang pada ngumpul di Jakarta. Selain itu, siapa tahu bisa ngincipin makanan enak gratis pas seminar, haha.

Kalau uda lulus nanti harus kerja di perusahaan grup Bakrie ya?
Gak harus sih. Lagian gak ada ikatan dinas. Beasiswa yang diberikan benar-benar tanpa pamrih, dikasi cuma-cuma. Tapi ada syaratnya, yaitu IPK harus di atas 3,00. Menurutku buat dapet IPK di atas 3,00 itu gampang kok jadi aku yakin pasti IPKku di atas 3,00.

Pak Bakrie mau bangkrut loh gara-gara kasus lumpur Lapindo. Gak takut beasiswanya putus di tengah jalan?
Nah ini yang sesungguhnya perlu penjelasan secara komprehensif. (tidak saya jelaskan di sini ya karena panjang). Tapi intinya, jangan pernah sangkut pautkan politik dengan dunia akademik. Aku kuliah ini tujuannya cari ilmu dan pengalaman. Aku gak peduli politik di grup konglomerasi yang ngasi aku beasiswa ini mau kayak gimana, yang penting aku harus mempertanggungjawabkan beasiswa dengan mempertahankan IPK. Pak Ical sendiri kan tidak ikut mengurusi perihal beasiswa karena beliau fokus ke politik saja. Bahkan pernah melakukan kunjungan ke kampus pun beliau tidak pernah berorasi politik, walaupun kampus aku ini dibangun dengan duit dari perusahaan-perusahaan keluarga beliau. 

Eryk Budi Pratama - Universitas Bakrie
saya yang nomer dua dari kiri :D

-Tentang Kampus-
Berikut adalah beberapa kenyataan yang saya dapatkan setelah saya masuk di Universitas Bakrie.

1. OSPEK
Menurut saya ospek di Universitas Bakrie ini ospek yang paling menyenangkan di Indonesia. Tidak ada plonco-ploncoan yang menurut saya gak berguna. Di sini kami benar-benar merasakan kebersamaan tanpa harus mempermalukan diri sendiri dengan memakai atribut-atribut yang gak jelas. Lokasi dan fasilitas selama ospek juga menyenangkan. Penanaman nilai-nilai juga terplot dengan baik. Pokoknya enak deh haha. Makanannya juga enak. Aaakkk kangen ospek lagi :D

2. Fasilitas
Gak perlu diragukan, fasilitas di sini top, sesuai dengan biaya kuliahnya yang juga top. Pernah saya ajak keluarga dan teman masuk ke dalam. Mereka pun bertanya, "Ini kampus apa kantor ya?", haha.. Kampusnya emang kecil, tapi dalemnya membuat nyaman saya sebagai mahasiswa yang memang butuh ketenangan dan kenyamanan untuk belajar.

3. Dosen
Sesuai dengan ekspektasi saya, dosen-dosen di sini banyak yang lulusan luar negri. Selain itu, khususya jurusan saya, sebagian besar dosennya praktisi. Karena dosen-dosennya juga praktisi, ilmu yang diajarkan tidak cuma teori. Sejujurnya saya bosan terlalu banyak berteori. Dengan adanya dosen-dosen yang berpengalaman di dunia praktisi, maka saya bisa menambah relasi dan update pengetahuan serta berbagi pengalaman dengan dosen-dosen. Toh saya ingin berkecimpung di dunia profesional IT, jadi saya lebih butuh dosen yang punya pengalaman di lapangan.

4. Lingkungan
Lingkungan yang strategis membuat saya tidak perlu bingung untuk mencari apa saja yang saya butuhkan. Kampus saya ada di Rasuna Epicentrum, salah satu kawasan terintegrasi. Di sekitar sini juga banyak mal sehingga klo pingin jadi anak gaul mall tinggal nyebrang aja dari satu mall ke mall yang lain, haha.

Jika diceritakan secara gamblang, banyak sekali yang bisa saya ceritakan. Tapi karena saya tidak berniat promosi, jadi cukup sekian profil dari kampus saya :D


-Pembuktian-
Sampai saat tulisan ini dibuat, Alhamdulillah saya bisa mempertahankan IPK di atas 3,50. Saya juga mengikuti kegiatan kampus walaupun tidak banyak aktif karena saya lebih aktif ikut kegiatan di luar. Saya sering ikut seminar-seminar dan workshop IT. Alhamdulillah dari situ saya dapat banyak kenalan khususnya orang-orang IT dari beberapa perusahaan dan kampus di Jakarta. Saya juga banyak mengenal orang-orang hebat di bidang IT. Banyak sih manfaat yang saya dapatkan di Jakarta ini, yang belum tentu bisa saya dapatkan jika saya memilih untuk tetap stay di Surabaya. Berikut beberapa foto yang mungkin tidak saya dapatkan dengan mudah untuk menuju kesana (foto yang IBM) :) Foto-foto dengan perusahaan dan komunitas lain tidak saya share karena banyak. Saya share yang menurut saya paling berkesan :)








Melalui beberapa komunitas IT, saya mendapatkan beberapa kesempatan mulai dari berdiskusi dengan para pakar, mengisi seminar dan workshop, serta mendapatkan award dari komunitas. Apa yang saya dapatkan ini tentunya melalui proses yang tidak mudah. Setiap event, pasti pada tanya Universitas Bakrie itu dimana, haha. Ya nasib kampus yang masih baru. Tapi saya bangga, karena alumni-alumni kampus saya bekerja di banyak perusahaan besar, multinasional, dan ada yang di kementrian juga. Jadi jangan remehkan lulusan Universitas Bakrie :)

Di Jakarta ini pula saya mendapatkan kesempatan untuk magang di dua perusahaan besar di industri yang berbeda. Kesempatan pertama saya dapatkan di Unilever, salah satu perusahaan FMCG terbesar di dunia. Kesempatan kedua saya dapatkan di Chevron, salah satu perusahaan Oil&Gas terbesar di dunia. Alhamdulillah.. awalnya saya tidak menyangka bisa magang di dua perusahaan ini karena memang bukan di sini tujuan utama saya. Tapi melalui dua perusahaan ini, saya jadi memiliki kesempatan untuk merasakan atmosfir bekerja di perusahaan multinasional :)

Eryk Budi Pratama - Unilever

Eryk Budi Pratama - Chevron


-Penutup-
Alhamdulillah begitu banyak rizki dan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada saya sehingga saya melalui proses yang cukup berat dalam membentuk pribadi yang lebih baik selama kuliah ini. Alhamdulillah juga saat tulisan ini dibuat, saya sudah berhasil menyelesaikan sidang skripsi. Saat ini saya tinggal mengurus yudisium dan wisuda. Alhamdulillah juga saat selesai mengurus yudisium nanti saya langsung bekerja di salah satu Big 4 Accounting Firm yaitu Ernst&Young (EY). Saya mendapatkan posisi di Advisory Services, IT Risk and Assurance dengan fokus utama di Information Security. Walaupun tugas utama saya di Information Security, namun tidak menutup kemungkinan saya akan mengerjakan proyek-proyek non Information Security. Sebagai pelengkap kelulusan sarjana, saya juga mendapatkan sertifikasi internasional, yaitu Certified Ethical Hacker (CEH) yang memang masih nyambung dengan bidang pekerjaan saya. Selain itu pada bulan September nanti saya memulai perkuliahan S2 Master of Management (MM) di Universitas Bakrie. Alhamdulillah banyak kado spesial dari Allah SWT yang diberikan kepada saya menjelang lebaran ini. Semoga saya bisa mencapai kesuksesan sesuai dengan yang saya targetkan, dan semoga ilmu dan pengalaman saya ini bermanfaat.  Semoga saya juga bisa menempuh pendidikan hingga S3, sehingga tambahan kata "Prof" di depan nama blog, fb, twitter, dan segala media yang saya buat ini tidak sia-sia :)



 -Kesimpulan-
Jadi buat temen-temen yang akan kuliah, maupun yang sudah kuliah di universitas swasta, jangan merasa rendah diri. Bukan kampus yang menetukan kesuksesan, tapi diri sendiri. Manfaatkan segala potensi yang ada dalam diri dan sekitar. Percaya diri. Allah SWT itu Maha Adil. Selama kita mau berusaha dan berdoa, insya Allah kita akan diberikan yang terbaik. Jangan lupa banyak bersyukur ya karena Allah akan menambah nikmat dan rizki hamba-hambaNya yang bersyukur. 

Semangat :D



Salam,
Eryk Budi Pratama, S.Kom, CEH, CHt.
Advisory Services (Assistant), IT Risk and Assurance, Ernst&Young Indonesia
EC-Council Certified Ethical Hacker (CEH)
IBH Certified Hypnotist & Hypnotherapist (CH, CHt)

[Singapore-Malaysia Trip] Day 2 in Malaysia

Eryk Budi Pratama - Petronas Tower Kuala Lumpur Malaysia

Hari kedua di Malaysia ini cukup padat. Setelah subuh, kami santai-santai dulu sambil mengumpulkan tenaga dan menikmati alunan gitar yang secara bergantian kami mainkan. Setelah semua sudah siap, kami pun berencana akan berangkat ke Kuala Lumpur. Sebelum melakukan perjalanan, kami mengisi perut dulu. Kami menuju Nasi Kandar Mahmud yang ada di depan apartemen. Karena hanya untuk mengganjal perut, kami pesan roti telor. Roti telor ini semacam martabak putih yang pake kuah kari. Kalau lagi hoki, di dalam kuah kari ada kentangnya. Konon ini makanan khas orang India. Kebetulan memang pegawainya orang India semua --" Karena sudah lapar, tidak kepikiran untuk foto karena yang dipikirkan hanyalah segera menghabiskan roti telornya :D


Setelah isi ulang air buat persiapan amunisi di jalan, kami menuju stasiun Nilai untuk naik KTM. Kami kesana naik bus karena letaknya lumayan jauh. Destinasi pertama kami adalah KL Sentral. Karena memang letaknya strategis, jadi kami ngetem bentar di sini sambil makan siang di BK. Setelah kenyang, kami lanjutkan perjalanan menuju hotel 99 di Pudulama. Hotelnya lumayan bagus dengan harga yang terjangkau. Recommended buat para traveler karena lokasinya juga dekat dengan KL Convention Center (KLCC) yang memang di sini berada spot untuk foto-foto dengan latar belakang Petronas Tower.


Setelah berfoto-foto di KLCC, kami menuju salah satu kampus terbaik di Malaysia, yaitu International Islamic University Malaysia. Di sini banyak mahasiwa yang berasal dari luar Malaysia. Memang cocok disebut kampus internasional. 


Di sini kami sekitar satu jam. Memang tidak bisa muter-muter ke semua sudut kampus karena kampusnya luas banget --" Setidaknya saya merasakan memang di sini nuansa islami cukup terasa. Berikut adalah penampakan beberapa spot kampus.





Setelah puas keliling di sekitar rekotrat kampus, kami pun balik menuju hotel. Lumayan lah sesampainya di hotel kami dapat makan gratis dari kak Agus :D 
Malam harinya, kami pergi ke Chinatown. Salah satu rekan beli oleh-oleh untuk "adek"nya :D Setelah itu kami muter-muter ke Bukit Bintang. Karena tidak ada spot yang menarik, akhirnya kami iseng ke KLCC lagi. Bedanya kali ini jalan kaki. Sesampainya di KLCC sudah agak sepi. Memang sih kami kemalaman kesana. Cuma ya karena pingin menikmati udara malam di KL, tak apa lah ^^


Karena sudah larut malam, akhirnya kami langsung menuju hotel dan tiduuurrrr :D


Next: Day 3 in Malaysia
Previous: Day 2 in Malaysia



Salam,
Eryk Budi Pratama, S.Kom, CEH, CHt.
EC-Council Certified Ethical Hacker (CEH)
IBH Certified Hypnotist & Hypnotherapist (CH, CHt)

Labels

400 education adsl2+ advisory apec as400 auditor bakrie telecom bakrieland bakrieland goes to campus big 4 bisnis BLOG BTEL bts building relationship ccna ceh certified ethical hacker changi chevron CHIP cloud cloud computing collaboration comptia corporate affairs daily social db2 diskusi panel drupal edugate elektro emart ericsson indonesia ernst&young erp eryk budi pratama event report ey fo gaji game developer game development game programmer goes to school gpon gratis harapan hipnosis hipnoterapi i-Community iArmy IBM IBM i ibm indonesia ibm technology iCommunity ict award iFestival ilmu inaicta INDC international islamic university malaysia internship inti college IT IT consultant it risk assurance jaringan komputer kampus karier kebersamaan klcc komunikasi konsultan konsultan IT kuala lumpur kuliah larkin liburan linkedin magang makan malaysia mandiri young technopreneur membangun relasi microsoft mimpi MNC modem money matters moonson academy mrtg MUGI NET network nilai noc nokia noqc opera software paper pengalaman petronas php presentasi proferyk project management proposal proxmox queen street relasi relationship robotika rynet s40 web apps salary sap sap01 sekolah selina limman seminar seremban sharing session sidang singapore sitroges sixma technology skripsi ss robotika statistika struktur data system i talkshow tandif teknik informatika telekomunikasi telepati telkom time tugas akhir tulisan uas ub UGM unilever universitas bakrie urbanesia usaha venture web hosting wirausaha muda mandiri workshop cloud computing young on top
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Eryk Budi Pratama - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger